
“Sekarang malah mau dibikin cuma 4 X 6 meter persegi. Jangan-jangan nanti pas realisasinya seperti kandang japati (sarang burung merpati)? Kalau memang tidak sanggup, kenapa atuh dulu menjanjikan?” kata Farman sambil geleng kepala.
Baca juga: Ditagih Janji Rumah Panggung oleh Warga Langganan Banjir Karawang, Dedi Mulyadi: Sedang Dikonsep..
Sekaligus ia juga menyesalkan janji KDM yang dinilainya hanya memberikan angin syurga bagi warga terdampak banjir Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang. Bahkan ia menyebut, janji itu terkesan sekadar lelucon.
“Padahal bukan kami yang minta kok. Kalau memang begini jadinya, ngapain harus diterima? Kami hanya butuh pejabat yang janjinya bisa dipegang. Bayangin aja, dari semula janji 1000 unit, tiba-tiba hanya 10 unit? Kami dianggap apa sih? Mohon jangan sakiti kami yang sudah 18 tahun terusir oleh banjir,” tandas Farman tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Terkait hal ini, Plt. Kepala Dinas PRKP Karawang Asep Hazar mengaku belum tahu jika ada perubahan jumlah unit rumah panggung yang (katanya) akan dibangun di dua dusun langganan banjir Karangligar tersebut. “Wah, saya teu apal tah kalau ada perubahan lagi,” jelasnya singkat. (*)








