
KARAWANG — Dunia puisi dan teater menjadi ruang bagi Julaeha, siswi kelas XII SMAN 3 Karawang, untuk mengembangkan bakat sekaligus menemukan kepercayaan dirinya. Bergabung dengan Teater Merah Putih (Merput) sejak 2024, Julaeha kini dipercaya menjadi ketua Teater Merah Putih.
Ketertarikannya terhadap sastra sebenarnya telah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengaku mulai tertarik membaca puisi karena terinspirasi sang ibu yang dahulu juga memiliki ketertarikan terhadap puisi.
“Awalnya dari Mama. Mama dulu pernah baca puisi, bahkan pernah masuk radio. Jadi mungkin turun ke aku,” ujar Julaeha.
Baca juga: Siap-siap 67 Desa Bakal Gelar Pilkades Digital 2026, Pendaftaran Calon Dibuka 5 September
Ketertarikan tersebut semakin berkembang saat duduk di bangku SMP. Julaeha mulai mengikuti berbagai perlombaan baca puisi dan sajak Sunda. Ia bahkan berhasil meraih juara pertama sajak Sunda tingkat Kabupaten Karawang dan melaju ke tingkat provinsi.
Prestasi itu kemudian mengantarkannya masuk ke SMAN 3 Karawang melalui jalur prestasi.
Saat bergabung dengan Teater Merah Putih, Julaeha tidak hanya belajar akting. Kegiatan di dalam ekskul tersebut juga mencakup latihan vokal, penulisan cerpen, hingga berbagai aktivitas yang berkaitan dengan seni dan sastra.
Baca juga: Ada 8 Perusahaan Terlibat Muluskan Kredit Fiktif Perumahan PT BAS di Karawang
Di dunia teater, Julaeha kemudian menemukan bahwa dirinya lebih cocok sebagai aktris. Kemampuannya pun mulai mendapat pengakuan dengan masuk nominasi aktris terbaik dalam ajang Bulan Bahasa serta Festival Teater Pelajar Bahasa Sunda.
Bersama Teater Merah Putih, Julaeha juga telah mengikuti sejumlah kompetisi. Salah satunya Gebyar Bahasa Rendra (GBSI) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang berskala nasional. Dalam ajang tersebut, ia berhasil masuk dalam 100 peserta terbaik melalui kategori pembacaan puisi karya W.S. Rendra.
Sementara itu, Teater Merah Putih juga telah menorehkan sejumlah prestasi. Di antaranya juara dua Bulan Bahasa 2025 serta sejumlah penghargaan dalam ajang Bulan Bahasa Unsika.
Dalam Festival Teater Pelajar Bahasa Sunda, meski belum meraih juara dalam kategori teater, Teater Merah Putih berhasil meraih juara tiga manajemen produksi dan juara tiga fotografer terbaik.
Baca juga: Maknai HUT ke-81 RI, DPRD Karawang Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak
Namun bagi Julaeha, teater bukan hanya tentang piala dan kompetisi. Ia menyebut Teater Merah Putih sebagai rumah kedua.
“Kalau aku di Merput merasa rumah kedua. Kalau ada orang galau biasanya datang ke teater, cerita tentang keluh kesahnya, kita tampung dan kasih solusi,” tuturnya.
Proses berlatih dan tampil di hadapan banyak orang juga membuat Julaeha semakin percaya diri. Bahkan, ia belajar berimprovisasi ketika lupa dialog saat berada di atas panggung.









