
KARAWANG – Semarak Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-392 terasa istimewa tahun ini. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM mencatatkan prestasi membanggakan dengan menyelenggarakan Bazar UMKM berkesinambungan terlama di Indonesia, yang ditargetkan tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmadhy, menuturkan bahwa bazzar ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan ruang bergengsi untuk menampilkan potensi, kreativitas, dan inovasi pelaku UMKM lokal.
“Selama 14 hari penuh, masyarakat akan disuguhkan berbagai produk unggulan UMKM Karawang, mulai dari kuliner khas, fashion, kerajinan, hingga produk digital yang inovatif,” ungkap Dindin.
Baca juga: Bazar UMKM Karawang Resmi Dibuka: Diikuti 653 Pelaku Usaha 14 Hari Berturut-turut
Sebanyak 100 tenant utama ikut berpartisipasi, terdiri dari 50 tenant kuliner, 11 tenant fashion, 9 tenant kerajinan, 5 tenant produk digital, 6 tenant mentorship kecamatan, 3 tenant UMKM naik kelas, 5 tenant koperasi, dan 1 tenant PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga).
Tenant-tenant tersebut terbagi ke dalam enam zona tematik, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, hingga digital.
Tak hanya itu, tercatat lebih dari 653 pelaku UMKM akan tampil secara bergiliran sepanjang bazzar berlangsung. Lokasi utama kegiatan dipusatkan di Lapang Karangpawitan, Karawang, yang sekaligus menjadi pusat interaksi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Mengusung tema “Bazzar UMKM Berkesinambungan Terlama”, kegiatan ini menjadi momentum besar bagi UMKM Karawang untuk memperluas jaringan pemasaran.
Baca juga: 19 Orang Terluka Gegara Demo di Karawang: 6 dari Polisi, 13 Warga Sipil
Menariknya, transaksi bisa dilakukan melalui tiga mekanisme pembayaran tunai, QRIS, serta voucher belanja khusus ASN yang bernilai mulai dari Rp2.000 hingga Rp50.000.
Voucher ini dapat dibeli di kantor Dinas Koperasi dan UMKM atau langsung di lokasi acara, dengan sistem pencatatan ketat untuk menghindari duplikasi.
Dindin berharap, bazzar ini tidak hanya sekadar mencatatkan rekor MURI, tetapi juga membawa dampak nyata bagi pelaku UMKM.
Baca juga: Bazar UMKM Karawang Resmi Dibuka: Diikuti 653 Pelaku Usaha 14 Hari Berturut-turut
“Kami ingin kegiatan ini meningkatkan omzet UMKM, memperluas jaringan pemasaran, membangun budaya belanja produk lokal, serta meneguhkan Karawang sebagai pusat UMKM unggulan di Jawa Barat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang pun mengajak masyarakat, komunitas, serta seluruh elemen untuk hadir meramaikan bazzar yang akan berlangsung selama dua pekan penuh ini.
“Mari kita dukung produk lokal, karena belanja di UMKM berarti ikut mendorong tumbuhnya ekonomi daerah kita,” tutup Dindin. (*)












