Beranda Karawang Dinas Pertanian: Asuransi sebesar Rp 6 Juta untuk Sawah Terdampak Banjir

Dinas Pertanian: Asuransi sebesar Rp 6 Juta untuk Sawah Terdampak Banjir

net

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Banjir yang melanda Kabupaten Karawang sepekan yang lalu bukan hanya merusak pemukiman warga dan gedung sekolah, tetapi juga turut menenggelamkan sawah-sawah-sawah milik warga, yang tentunya mengakibatkan kerugian bagi para Petani. (02/03)

Dari data yang diberikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, tercatat ada 6.616,37 hektar sawah yang terendam banjir, namun untuk kerugiannya sendiri Dinas Pertanian masih melakukan pendataan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Mukhrodi Suruji mengungkapkan bahwa jajarannya saat ini masih melakukan pendataan kerugian-kerugian para Petani yang disebabkan karena banjir.

“Kita saat ini masih melakukan pendataan sawah-sawah yang terdampak banjir, dampak kebanjiran ini ada yang matinya tanaman ada yang tanaman padinya yang masih hidup namun kurang bagus dan harus dikasih pupuk lagi, ada juga yang tertunda
masa tanam nya”, kata Mukhrodi

Mukhrodi juga menjelaskan bahwa kerugian di sektor pertanian ini tidak bisa di klaim besaran kerugiannya, karena menurutnya bahwa sawah-sawah yang terdampak banjir itu berbeda-beda, ada sawah yang belum ditanam juga ada sawah yang baru ditanam dan ada juga sawah yang sudah lama di tanam dan terkena banjir.

“Jadi tidak bisa di generalisasi kerugian dampak banjir ini seberapa besarannya, lagi kita pilah-pilah, karena misal sawah yang belum di tanam kemudian terendam banjir, lantas dimana kerugiannya, kan begitu. Jadi kita pilah-pilah sawah-sawah yang baru tanam dua hari kemudian mati, ada yang rusak saja, itu yang akan kami upayakan untuk diberikan asuransi”, ujarnya.

“Kejadian ini sudah kita laporkan ke pusat, dan dari Kementrian langsung memberikan bantuan benih. Bagian pertama sudah kita bagikan benih di Karangligar, yang kedua yang sudah tanam, kita coba ajukan asuransi, ini sudah kita usulkan, sawah itu asuransi nya 180 ribu per hektar dibantu oleh pusat 80 persen, untuk petani 36 ribu itu disumbang oleh Pemda, kalau satu hektar rusak semua dapat Rp. 6 juta, kalau rusak nya sebagaian saja ya diganti nya pun sesuai dengan kerusakannya”, pungkasnya.

Mukhrodi juga menjelaskan lebih lanjut nanti sawah-sawah yang rusak itu akan di data oleh Gapoktan, kemudian dari Kecamatan akan memberikan data nya ke Dinas Pertanian, selanjutnya Dinas Pertanian akan memberikan asuransi tersebut langsung ke para Petani yang sawahnya terdampak banjir. (Ddi/dhi)