Beranda Karawang FIKES UNSIKA dan NPCI Karawang Kolaborasi Sport Science Hadapi PEPARDA 2026

FIKES UNSIKA dan NPCI Karawang Kolaborasi Sport Science Hadapi PEPARDA 2026

PEPARDA 2026 Jawa Barat
FIKES UNSIKA bersama NPCI Kabupaten Karawang berkolaborasi menerapkan Sport Science untuk mempersiapkan atlet menghadapi PEPARDA 2026 Jawa Barat. (Foto: Istimewa) 

KARAWANG – Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karawang menggandeng Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) untuk mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) 2026 Jawa Barat di Bandung.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada penerapan Sport Science untuk meningkatkan performa atlet disabilitas Karawang. Pendekatan berbasis ilmu olahraga ini diharapkan membuat persiapan atlet lebih terukur, modern, dan efektif menjelang PEPARDA 2026.

Baca juga: Unsika Mulai Bangun Gedung Amphitheatre dan Peternakan Senilai Rp5,25 Miliar

Dalam kerja sama tersebut, Prodi Ilmu Keolahragaan FIKES UNSIKA menyiapkan sejumlah tim pendukung. Tim kepelatihan akan memberikan pendampingan pada beberapa cabang olahraga unggulan, seperti tenis meja, voli duduk, renang, bulu tangkis, dan atletik.

Selain tim kepelatihan, dukungan Sport Science juga mencakup tim analisis pertandingan atau match analysis, tim psikologi olahraga, serta tim recovery. Tim psikologi olahraga berfokus menjaga mental dan motivasi atlet, sementara tim recovery mendukung kebugaran sekaligus membantu mencegah risiko cedera.

Koordinator Program Studi Ilmu Keolahragaan FIKES UNSIKA, Dr. Habibi Hadi Wijaya, mengatakan keterlibatan kampus merupakan bentuk pengabdian akademisi kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Karawang.

“Bahwa salah satu peran akademisi dalam masyarakat khusus Kabupaten Karawang adalah untuk turut serta dalam pengembangan NPCI Kabupaten Karawang. Ilmu Keolahragaan pada saat ini melibatkan mahasiswa dan dosen secara langsung dalam persiapan para atlet disabilitas untuk ajang event PEPARDA 2026 di Bandung,” ujar Habibi.

Menurut Habibi, penerapan Sport Science dalam pembinaan atlet diharapkan dapat membantu NPCI Karawang menyusun program latihan berdasarkan pendekatan ilmiah. Dengan demikian, persiapan atlet dapat dilakukan secara lebih terukur sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Baca juga: FIKES UNSIKA dan Dinkes Karawang Sosialisasikan Kawasan Tanpa Rokok di Fasilitas Publik

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Karawang menyambut baik kolaborasi dengan UNSIKA. Menurutnya, pendampingan dari perguruan tinggi dibutuhkan untuk memperkuat persiapan atlet sebelum bertanding di PEPARDA 2026.

“Kolaborasi dengan universitas sangat dibutuhkan sekali saat ini. Kami tidak hanya butuh semangat, tapi butuh pendampingan ilmiah agar atlet-atlet kami bisa berprestasi maksimal di PEPARDA 2026,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi FIKES UNSIKA dan NPCI Karawang tersebut, persiapan atlet diharapkan semakin optimal. Dukungan Sport Science diharapkan dapat memperkuat pembinaan sekaligus membantu atlet disabilitas Karawang tampil maksimal dan membawa nama Kabupaten Karawang pada PEPARDA 2026 Jawa Barat. (*)