Beranda Karawang Program Kelas Industri SMK Sanggup Cetak SDM Berkualitas

Program Kelas Industri SMK Sanggup Cetak SDM Berkualitas

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Program kelas industri merupakan program pengadaan kelas khusus dalam lingkungan sekolah. Kelas ini dikelola secara bersama antara sekolah dengan Industri.

Hal ini disampaikan oleh HRD PT. Fuji Technika Indonesia, Heru Harsana saat menjadi narasumber Sosialisasi Program Kelas Industri KIIC Tahun 2019, Selasa (2/7/2019) pagi di Lantai 3 Graha KIIC.

Heru menjelaskan, model atau sistem pengelolaan bersama antara pihak industri dan sekolah tersebut akan tercipta iklim belajar yang baru, yang menjamin mutu pendidikan siswa.

“Program ini bisa menjadi program yang paling optimal dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, karena industri juga ikut dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di dalam kelas,” jelas Heru.

Menurutnya, banyak manfaat yang didapat dari pembelajaran kelas industri. Dari sisi perusahaan sangat bermanfaat dari segi rekrutment.

“Kalau melalui umum, mereka 6 bulan kerja baru bisa kerja secara mandiri,” tandasnya.

Ia melanjutkan, keuntungan bagi masyarakat, mereka diberikan akses untuk bisa bekerja. Lalu dari segi sekolah akan meningkatkan kredebilitas karena terbukti berhasil menyalurkan alumninya bekerja di perusahaan.

Narsumber lainnya, Chaerudin ingin mengajak perusahaan di KIIC untuk membina smk yang ada di karawang dengan membentuk kelas industri, sehingga lulusan yang didapat sesuai dengan kebutuhan industri itu sendiri.

“Kalau untuk saat ini, hanya SMKN 1 Karawang yang ada kelas industri. Bekerjasama dengan PT FTI, kelas industri sudah berjalan selama 4 tahun dan lulusan SMKN 1 langsung kerja di FTI,” ujar Chaerudin yang juga merupakan Wakasek Hubin SMKN 1 Karawang ini.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan, Satia Gumilar mengatakan, latar belakang diadakanya sosialisasi kelas industri berawal dari minimnya lulusan SMK yang terserap di perusahaan. Selain itu, belum terbangunya link and match lulusan SMK dengan kebutuhan industri menjadikan kesenjangan yang cukup dalam.

Untuk itu, pihaknya mengajak para tenant perusahaan untuk membangun kelas Industri di sekolah seperti yang sudah dilakukan oleh PT FTI di SMKN 1 Karawang. Pihak KIIC meminta PT FTI sebagai pengarah dan perancang bagi tenant lainnya.

“Rencananya ada 11 SMK yang akan dibina oleh Manajemen KIIC,” kata Satia.(cr2/ris)