Beranda Karawang Sistem Scan Barcode Curi Perhatian Bupati, Cellica: Bisa Diaplikasikan di Pilkada Mendatang

Sistem Scan Barcode Curi Perhatian Bupati, Cellica: Bisa Diaplikasikan di Pilkada Mendatang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Sistem Scan Barcode yang diterapkan di TPS Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur pada pelaksanaan Pilkades 2020 ini menarik perhatian Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana. Bahkan bupati memiliki keinginan sistem tersebut bisa diaplikasikan di seluruh TPS pada gelaran Pilkada mendatang.

“Nanti Ketua Panitia saya harap bisa mempresentasikan lebih lengkap dan spesifik kepada kami soal sistem barcode ini ya. Ini kalau diaplikasikan untuk Pilkada sepertinya bagus. Saya ingin ada rapat soal ini bersama KPU dan DPMD Karawang,” ujar Bupati saat meninjau pelaksanaan Pilkades di Warungbambu bersama Forkompimda, Minggu (23/2/2020) pagi.

Menurut Cellica, sistem Scan Barcode layak untuk dijadikan percontohan TPS lainnnya. Sebab, ia mengaku sepanjang sejarah pelaksanaan Pilkades, baru kali ini mendapati sebuah sistem yang sanggup memanfaatkan era digitalisasi.

“Sepanjang sejarah mendatangi pilkades baru kali ini ada TPS dengan sistem unik. Ini menjadi terobosan untuk efisiensi waktu. Bisa menjamin transparansi dan akuntablitasi serta melihat langsung angka partisipasi pemilih,” kata Cellica.

Ketua Panitia 11 TPS Warungbambu, Endang Kosasih mengungkapkan, sistem Scan Barcode diterapkan guna efisiensi waktu serta antisipasi adanya pemilih ganda.

“Sebelumnya kita sudah melakukan simulasi. Jadi kegunaan sistem ini untuk efisiensi waktu. Dalam tempo hanya 1 menit saja, bisa merekam 1 sampai 10 pemilih. Kalau sistem manual membutuhkan waktu cukup lama untuk mencatat pemilih yang datang,” ungkap Endang saat diwawancarai, Minggu (23/2/2020) pagi.

Dengan sistem Scan Barcode tersebut, jelas Endang, setiap kehadiran pemilih ke TPS sudah diawasi sehingga mengantisipasi adanya pemilih ganda.

“Disini ada 5 calon kades. Partisipasi pemilih sebanyak 8260 orang. Dengan sistem ini, pemilih yang sudah melaksanakan hak pilihnya tidak bisa memilih lagi, karena nomor kodenya sudah terekam oleh server kami,” jelasnya. (nji/dhi)