Beranda Karawang Wacana Ruislag Gedung SDN Karawang Kulon III Ditentang Warga, BPTH: Ada Dana...

Wacana Ruislag Gedung SDN Karawang Kulon III Ditentang Warga, BPTH: Ada Dana CSR 90 Juta

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Wacana Kepala SDN Karawang Kulon III melakukan ruislag atau tukar guling gedung sekolah kepada pihak pengembang perumahan ditolak warga.

Penolakan warga yang tergabung dalam Bina Taruna Poponcol Bersatu (BPTH) Ini karena memandang pada akhirnya kedepan hanya akan menjadi beban warga orang tua murid dalam menyekolahkan anaknya.

Ketua BPTH, Iwan Hermawan mengatakan ruislag ini sangat membebani orang tua murid karena harus mengeluarkan ongkos tambahan mengingat lokasi yang direncanakan lebih jauh dari rumah orang tua murid.

“Sekarang kan letak sekolah dengan rumah warga berdampingan jadi berangkat sekolah tidak pake ongkos,” kata Iwan mengungkapkan rasa keberatannya.

Lebih lanjut diungkapkan Iwan, pihak sekolah terlalu cepat meyimpulkan akan melakukan ruislag gedung sekolah, padahal belum lama ini baru mendapat dana CSR Rp. 90 Juta dari BJB yang diberikan langsung oleh Bupati Cellica Nurrachadianna.

“Manfaatkan saja uang CSR untuk membangun satu ruang kelas yang atapnya ambruk, jangan membahas ruislag dulu karena warga Poponcol bakal tidak setuju,” ujarnya.

” Yang rusak kan satu kelas kenapa lahannya mau di tukar guling dengan lahan pengembang, ada apa sebenarnya,” imbuhnya lagi kepada Tvberita.co.id, Jumat (21/2).

Iwan menambahkan, Gedung SDN Karawang Kulon III sejak dulu menjadi kebanggaan warga Poponcol sehingga sudah selayaknya dibangun megah dan lokasinya tidak dipindah kemanapun.

“Dari pada di ruislag ke pengembang lebih bagus minta dana CSR ke pengembang untuk renovasi agar megah dan kokoh,” tandasnya menyarankan. (Nna/dhi)