Beranda Karawang Wisuda Unsika 2026, Defi Tri Mulyani Dinobatkan Wisudawati Terbaik Magister

Wisuda Unsika 2026, Defi Tri Mulyani Dinobatkan Wisudawati Terbaik Magister

Wisudawati terbaik Unsika tingkat magister diraih oleh Defi Tri Mulyani, M.Pd., dari Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI). (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Wisuda Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang digelar pada Selasa, 10 Februari 2026, meluluskan sebanyak 594 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan. Dari jumlah tersebut, wisudawati terbaik Unsika tingkat magister diraih oleh Defi Tri Mulyani, M.Pd., dari Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan IPK 3,99.

Prestasi sebagai wisudawati terbaik Unsika tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Defi. Ia mengaku merasakan haru dan kebanggaan atas hasil perjuangannya selama menempuh pendidikan magister.

“Hari ini saya merasa bangga, haru, dan takjub dengan capaian magister serta predikat wisudawati terbaik Unsika. Perjalanan ini tidak mudah,” ujar Defi usai mengikuti prosesi wisuda Unsika.

Baca juga: Kena Efisiensi, PPK 1.1 Jabar Tak Sanggup Rekonstruksi Total Jalan Pantura Karawang

Defi menjelaskan, proses meraih gelar magister penuh tantangan. Ia harus mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi menyelesaikan studi tepat waktu. Di tengah perjuangan akademik tersebut, ia juga harus menghadapi duka mendalam akibat kepergian ibunda tercinta.

“Kesedihan yang sangat mendalam saya rasakan ketika kehilangan ibunda. Bagi seorang anak, sosok ibu adalah ruh dalam kehidupan,” katanya.

Meski diliputi duka, Defi menegaskan hal tersebut tidak menghentikan langkahnya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan magister dan meraih IPK 3,99, sekaligus menyandang predikat wisudawati terbaik Unsika tingkat magister.

“Saya mampu membuktikan bahwa gelar magister bisa diraih. IPK 3,99 ini menjadi pembuktian bahwa tanpa orang tua yang utuh pun saya masih bisa berprestasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Defi juga membagikan pesan motivasi kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Unsika. Ia menekankan pentingnya keberanian bertanya dan konsistensi dalam belajar.

“Jangan pernah malu bertanya. Cari tahu kepada dosen dan terus rajin belajar,” pesannya.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan prestasi keduanya dalam dua tahun terakhir. Setelah lulus Strata 1 pada 2024, Defi kembali menorehkan prestasi dengan menyelesaikan pendidikan magister di Unsika dengan predikat cumlaude dan wisudawati terbaik Unsika.

“Alhamdulillah, setelah lulus sarjana Manajemen Pendidikan Islam, saya mendapat beasiswa dari Unsika. Dua tahun kemudian, saya kembali meraih gelar magister dari kampus yang sama dengan beasiswa yang sama,” jelasnya.

Baca juga: Dorong Kepedulian Lingkungan, Bupati Purwakarta Pantau Ngosrek dan Penanaman Pohon

Tesis yang disusun Defi berjudul “Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Critical Thinking pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 3 Karawang”. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif melalui survei, observasi, dan pengamatan langsung.

Melalui capaian di wisuda Unsika ini, Defi berharap dapat memotivasi mahasiswa lain untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

“Magister bukan sekadar mengejar nilai, tetapi memperluas, memperkuat, dan mengaplikasikan ilmu. Semua berawal dari niat dan motivasi yang kuat dari diri sendiri,” pungkasnya. (*)