Beranda Regional Karyawan di 200 Perusahaan Karawang Akan Terima Vaksinasi Sinopharm

Karyawan di 200 Perusahaan Karawang Akan Terima Vaksinasi Sinopharm

Karyawan di lebih dari 200 perusahaan di Kabupaten Karawang dijadwalkan menerima vaksinasi Sinopharm pada Mei sampai Juni 2021. Sampai akhir tahun nanti, dunia industri di Karawang ditargetkan sudah menerima vaksinasi COVID-19.

Ratusan perusahaan tersebut adalah kelompok yang mendaftar antrean vaksin tahap pertama pada 10 sampai 28 Februari 2021 lalu. Seluruh pedaftaran difasilitasi Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Pendaftaran terbagi dalam tiga tahap. Tahap kedua dilaksanakan pada 10 sampai 24 Maret 2021, dan tahap ketiga dari 10 April sampai 21 Mei 2021.

Ketua Kadin Karawang Fadludin Damanhuri menuturkan, minat pelaku industri di Karawang terhadap vaksinasi gotong royong amat tinggi. Itu mengapa Kadin membuka pendaftaran sampai tiga tahap.

“Kami target sampai akhir tahun ini minimal dunia usaha sudah tumbuh kembali tanpa keraguan karyawannya karena sudah herd immunity,” kata Fadludin.

Fadludin tidak menyebutkan berapa jumlah pasti karyawan penerima vaksin dari total 200-an perusahaan yang mendaftar. “Belum kami rekap. Yang jelas rata-rata setengah dari jumlah total karyawan di sebuah perusahaan, ada juga perusahaan yang sampai mendaftarkan anggota keluarga karyawan,” katanya.

Sesuai aturan, pelaksanaan vaksinasi boleh dilakukan di klinik dan pusat kesehatan milik swasta yang tidak menerima pelayanan vaksinasi dari pemerintah. Vaksinasi juga bisa dilakukan di klinik perusahaan selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dalam Permenkes nomor 10 tahun 2021.

Vaksinasi pertama sekaligus kickoff sudah dilakukan di perusahaan Toyota dan Sampoerna beberapa waktu lalu.

Sesuai aturan, tarif satu dosis vaksin Sinopharm yang ditetapkan adalah Rp 321.660. Dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi mencapai Rp 117.910 per dosis.

Artikel sebelumnyaBangunan Teater Lumbung Dirobohkan, PUPR Alasan Normalisasi
Artikel selanjutnyaRahmat Toleng anggap Selama Belum ada Surat Pengunduran dari Jimmy itu hanya Bobodoran