Beranda Bandung Katarina Endang Sarwestri Resmi Dilantik Jadi Kajati Jabar, Jaksa Agung Pesan Begini

Katarina Endang Sarwestri Resmi Dilantik Jadi Kajati Jabar, Jaksa Agung Pesan Begini

Katarina jadi kajati jabar
Katarina Endang Sarwestri saat dilantik sebagai Kajati Jabar. Foto: istimewa

BANDUNG – Kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) resmi berganti. Katarina Endang Sarwestri telah dilantik sebagai Kajati Jabar untuk menggantikan Ade T Sutiawarman yang mendapatkan promosi sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Katarina Endang Sarwestri dilantik menjadi Kajati Jabar oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Selasa (11/6/2024) di Aula Gedung Utama Lt. 11 Kejaksaan Agung RI.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, Sekretaris Jaksa Agung Muda dan Pejabat Eselon II di Kejaksaan Agung.

Baca juga: Di Purwakarta Selain DBHP Desa, Ternyata Ada Siltap yang Belum Terbayarkan Dua Bulan 

Dalam arahannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik.

“Tentunya para pejabat yang dilantik adalah insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang serta penilaian yang obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan,” kata Burhanuddin dalam keterangannya, dikutip Rabu (12/6).

Jaksa Agung menyampaikan agar memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional.

Di antaranya dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat dan menyeimbangkan dengan kemanfaatan dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Baca juga: Sengketa Harta Ibu dan Anak Kandung di Karawang Berujung di Meja Hijau

“Serta untuk mempedomani Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022 tentang meningkatkan Pengawasan Melekat Pada Satuan Kerja,” ucapnya.

Jaksa Agung berharap setiap pejabat baru yang baru saja dilantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi nyata

“Bekerjalah menggunakan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran agar selalu mendukung upaya menjadikan Kejaksaan sebagai Lembaga penegak hukum nomor satu baik dari sisi penegakan hukum maupun pelayanan publik,” pungkasnya. (*)