
“Sekarang kita lihat dulu apa yang telah dilakukan pemerintah pusat dan kabupaten. Kalau ini sudah selesai dan masih banjir, relokasi bisa dipertimbangkan. Tapi jika pengendali banjir selesai dan saat hujan tidak banjir, berarti kita sudah menyelesaikan akar masalahnya,” jelasnya.
Baca juga: Melihat dari Dekat Dapur Dinsos Karawang, Siaga 24 Jam Distribusikan Makanan ke Korban Banjir
Saan memastikan akan mengawal alokasi anggaran dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang ditarget rampung pertengahan 2026 tersebut agar tidak bersifat sementara, melainkan mampu memberikan jaminan jangka panjang bagi warga Karangligar yang puluhan tahun kerap diterpa banjir.
“Kita harus memikirkan akar masalahnya. Sumber utamanya apa. Tidak bisa penanganan instan, penanganan harus di sumber akar masalahnya,” tegas Saan.
“Akar masalahnya adalah pertemuan Sungai Cibeet dan Citarum, ada backwater, dan itu yang sedang kita tangani. Jadi kita lihat nanti, setelah pengendali banjir Karangligar selesai, apakah musim hujan masih banjir atau tidak,” tandasnya. (*)








