KARAWANG – Musibah kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon menelan korban jiwa sebanyak 8 orang yang merupakan para santri.
Ketua PCNU Karawang, KH Ahmad Ruhyat Hasby menuliskan pesan dalam akun Facebook pribadinya, menyampaikan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang korbannya para santri.
“PCNU Karawang menyampaikan duka sedalam- dalamnya atas musibah kebakaran di Pondok Pesentren Tahfidzul Qur’an Miftahul Khairat, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon,” tulis Kang Uyan (sapaan akrabnya), Senin, (21/2/2022)
Ia juga meyakini 8 korban santri yang meninggal dunia, mati dalam keadaan syahid. “Delapan santri yang gugur sebagai syuhada,” tambahnya.
Kang Uyan juga mendoakan agar pihak Pondok Pesantren dan para keluarga korban diberikan ketabahan.
“Semoga keluarga besar pondok pesantren pimpinan Kyai Agus Muhtadi yang juga Rois Syuriah MWC NU Cilamaya Kulon dan keluarga para santri yang gugur diberi sabar dan tabah,” tutupnya. (ddi/kii)













