Beranda Regional Kejari Diminta Usut Anggaran Pembinaan Organisasi PGRI Karawang

Kejari Diminta Usut Anggaran Pembinaan Organisasi PGRI Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Praktisi Hukum Asep Agustian mendesak Kejaksaan Negeri Karawang (Kejari) segera mengusut tuntas ketidakberesan aliran dana PGRI Karawang senilai Rp. 300 Juta rupiah setiap tahun yang diperuntukan sebagai anggaran pembinaan organisasi di PGRI Karawang. Desakan tersebut muncul setelah Nandang memberi pengakuan bahwa jumlah uang yang dipungut dari Guru PNS tidak bisa menutup semua kebutuhan kegiatan PGRI dan tidak sanggup membayar gaji karyawan PGRI berjumlah 5 orang.

“Kok aneh?  Setiap orang nyumbang Rp. 10 ribu kalikan saja dengan jumlah guru PNS se Kabupaten Karawang. Katanya sumbangan itu buat pembinaan. Kan itu sudah ada anggaran dari Disdik sebesar Rp.300 juta per tahun buat pembinaan juga. Kok ini ada tumpang tindih?” tanya Asep curiga.

Asep menduga ada yang tidak beres soal anggaran di internal PGRI dan meminta Kejari Karawang untuk segera mengusut anggaran tersebut. Ia juga meyakini banyak oknum bermain, apalagi ditambah dengan kasus tunjangan sertifikasi guru yang saat ini tinggal menunggu waktu siapa yang akan dijadikan tersangka.

“Memang tidak ada hubunganya sih. Tapi saya yakin jika Kejari serius mengusut PGRI, nanti akan ketahuan siapa oknum yang bermain disitu karena Disdikpora dan PGRI saling berkaitan erat,” ucap Asep.

Perlu diketahui, berdasarkan APBD Kabupaten Karawang di tahun 2019, PGRI mendapatkan anggaran pembinaan pengembangan organisasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebesar RP. 300 juta rupiah selama setahun. Namun, PGRI diketahui memungut sumbangan dari Guru PNS sebesar 10 ribu rupiah per bulanya. (cr2/dhi)