Beranda Headline Kepala Disarpus Bantah Warga Karawang Kini Malas Membaca: Instrumen Pengukurannya Berbeda

Kepala Disarpus Bantah Warga Karawang Kini Malas Membaca: Instrumen Pengukurannya Berbeda

Membaca disarpus karawang
Kepala Disarpus Karawang, Wahidin.

KARAWANG – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karawang, Wahidin, menegaskan bahwa penurunan skor Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) tidak bisa dimaknai sebagai kemunduran. Saat ini, Karawang berada di peringkat 15 se-Jawa Barat dengan skor 59,13 pada tahun 2025.

Menurut Wahidin, capaian tersebut tidak dapat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai skor 80,3 dan menempatkan Karawang di posisi tujuh besar.

Hal ini disebabkan adanya perubahan total pada instrumen dan metodologi pengukuran yang digunakan secara nasional.

Baca juga: Tingkat Gemar Membaca Warga Karawang Anjlok, dari 7 Besar Kini Jadi Urutan 15 di Jabar

“Perlu dipahami, skor 80,3 di tahun 2024 tidak bisa dibandingkan langsung dengan skor 59,13 di tahun 2025. Karena berdasarkan ketentuan dari Perpusnas, pengukuran terbaru menggunakan instrumen yang berbeda, sehingga ini menjadi data awal atau baseline, bukan kelanjutan dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan tersebut mengacu pada regulasi baru dari Perpustakaan Nasional, sehingga hasil pengukuran 2025 lebih menggambarkan kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, perbandingan baru dapat dilakukan pada tahun-tahun berikutnya yang menggunakan instrumen yang sama.

Meski demikian, Wahidin menyebut capaian TKM Karawang tahun 2025 justru melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar 55,48, Karawang berhasil mencapai angka 59,13.

Baca juga: Bupati Karawang Siapkan Penataan Tuparev Jadi Magnet UMKM dan Wisata Kuliner Malam

“Artinya, kita tidak mengalami penurunan. Justru kalau mengacu pada target, capaian ini sudah melampaui. Jadi tidak tepat jika dikatakan minat baca masyarakat Karawang anjlok,” katanya.

Untuk ke depan, Pemkab Karawang menargetkan peningkatan skor TKM hingga menembus angka 60,13. Berbagai strategi pun mulai dijalankan oleh Disarpus guna mendorong budaya literasi di masyarakat.