Beranda Karawang Kepsek SMAN 1 Karawang: Lestarikan Bahasa Indung Agar Tak Lekang Dimakan Zaman

Kepsek SMAN 1 Karawang: Lestarikan Bahasa Indung Agar Tak Lekang Dimakan Zaman

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Bahasa Indung (Ibu) atau Bahasa Daerah semakin tergerus oleh perkembangan zaman saat ini. Era globalisasi memupus keinginan generasi untuk semakin mencintai kearifan lokal bahasa dalam bertutur kata. Perlu cara berbeda untuk belajar bahasa dalam dunia pendidikan Indonesia.

Kepala SMAN 1 Karawang, Dwi Setyono M. Pd mengatakan harus ada perubahan orientasi cara belajar bahasa dari hanya sekadar penguasaan tata bahasa menjadi pelestarian bahasa agar tidak lekang dimakan zaman.

“Data dari UNESCO ada sekitar 40% bahasa menuju kepunahan. Di Indonesia ada 700 bahasa. Dan dari sekian banyak, bahasa sudah menuju kepunahan yaitu bahasa Sunda,” ungkap Dwi saat diwawancarai dalam rangka peringatan Hari Ibu Internasional, Jumat (21/2/2020) pagi.

Menurut Dwi, kemajuan teknologi telah menimbulkan dampak kecenderungan generasi muda, khususnya para pelajar lebih menyukai bahasa asing, atau bahasa Indonesia. Dengan kata lain, kata Dwi, mereka lambat laun mulai meninggalkan budaya sendiri yaitu bahasa ibu.

“Kalau di Karawang sendiri, umumnya para pelajar kita lebih banyak yang menggunakan bahasa Indonesia untuk komunikasi sehari-harinya. Itu karena Karawang merupakan kota urban yang dekat dengan Jakarta. Jadi. Untuk memudahkan berkomunikasi, mereka lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia. Berbeda dengan mereka yang bersekolah di wilayah Sunda Priangan, sehari harinya masih konsisten menggunakan bahasa indung,” jelasnya.

Ia mengharapkan agar petinggi tatar pemerintahan Sunda bisa terus membuat event kearifan lokal yang menarik agar anak milineal akhirnya memiliki keinginan yang besar untuk melestarikan budayanya sendiri. (nji/dhi)