Beranda Karawang Keterbatasan Lahan, SLB Cahaya Bangsa Butuh Perhatian Pemkab Karawang

Keterbatasan Lahan, SLB Cahaya Bangsa Butuh Perhatian Pemkab Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya Bangsa, yang terletak di Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya saat ini sangat membutuhkan perhatian baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang maupun pihak lainnya guna mendukung proses belajar mengajar disekolah.

 

Kepala Sekolah SLB Cahaya Bangsa, Abdul Rojak, kepada tvberita.co.id mengatakan, banyak sekali persoalan yang dihadapi saat ini, terutama lahan dan bangunan.

Menurut Abdul, selama ini proses belajar dan mengajar SLB menumpang di sekolah SDN Teluk Bango IV.

“Kami melakukan proses belajar dan mengajar siang hari setelah sekokah SD bubar, sekitar pukul 13. 00 sampai Pukul 16.00,” kata Abdul menjelaskan.

Kepada tvberita.co.id, Abdul bercerita, berbagai upaya pun telah dilakukannya, baik dengan mengirimkan proposal kepada pemerintah daerah maupun DPRD Kabupaten Karawang, namun sampai hari ini upaya tersebut tak juga kunjung bersambut.

“Apakah karena persyatan ijinnya belum terpenuhi atau apa, saya tidak tahu, karena kita tidak punya bangunan atau lahan, Karena tidak ada dana untuk membelinya,” jelasnya.

Selain lahan dan bangunan, pihaknya pun kata Abdul, membutuhkan peralatan pendukung lainnya dalam proses belajar mengajar.

Pasalnya, SLB penanganannya sangatlah berbeda dari sekolah-sekolah umum lainnya, sehingga dibutuhkan fasilitas khusus bagi mereka.

Diungkapkan Abdul, SLB Cahaya Bangsa saat ini masih berstatus swasta. Jumlah keseluruhan siswa sebanyak 35 orang, yang terdiri dari 4 kebutuhan khusus yakni Autis, Difabel, Tuna Rungu Wicara dan Grahita.

Dengan tenaga pengajar sekitar 15 orang dari tenaga honorer dan sukarelawan. Sekolah ini gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali.

“SLB Cahaya Bangsa ini rata-rata muridnya datang dari keluarga tidak mampu, selama ini kami berjalan dari dukungan para donatur seadanya, namun kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada kami berupa lahan dan bangunan,” harapnya. (nna/kie)

Komentar Facebook