Beranda Regional Ketua DPRD Tegaskan Pemda Harus Berani Beli Lahan Warga

Ketua DPRD Tegaskan Pemda Harus Berani Beli Lahan Warga

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Sementara itu, sama halnya dengan Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pendi Anwar pun mengatakan solusi banjir Karangligar adalah dengan membeli lahan warga masyarakat Desa Karangligar untuk selanjutnya dibuatkan embung yang kedepannya bisa dijadikan destinasi wisata.

Menurut Pendi, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang harus berani. Merelokasi warga masyarakat Desa Karangligar, membeli lahan disana untuk kemudian dikonsepkan dengan perencanaan yang matang akan seperti apa Karangligar kedepan.

“Kalau tidak seperti itu, ini akan berkesinambungan menjadi bencana tahunan karena tidak adanya solusi, karena dari hasil kajian itu, Kita gak mau masyarakat kita susah, “kata Pendi kepada Tvberita.co.id, Kamis (9/1).

Politisi Partai Demokrat ini mengulas, Kondisi Desa Karangligar yang berbentuk embung atau cekungan ini setiap tahunnya pasti mengalami banjir. Oleh karenanya perlu kesadaran dari masyarakat setempat untuk bisa sama-sama memberi solusi akan permasalahan ini.

“Yang kita butuhkan adalah kesadaran masyarakat Desa Karangligar untuk pindah, direlokasi, dan pemda harus bisa berkomunikasi dengan masyarakat untuk mencari solusi bagaimana teknisnya, yang terpenting tidak ada masyarakat tidak dirugikan,” jelasnya.

“Ya, yang terpenting kesadaran masyarakat untuk pindah, agar bisa ditemukan solusi nyata,” tandasnya.

Pendi mengatakan, permasalahannya kemudian apakah Pemkab Karawang punya cukup uang ?.

“Kaitan anggaran, kenapa tidak kita hadirkan investor disana, untuk membangun Desa Karangligar, apakah akan dijadikan destinasi wisata atau seperti apa, yang terpenting ada kesadaran masyarakat untuk pindah dari sana,” tandasnya.

Dan kaitan dengan mendatangkan investor ini, Pendi menambahkan harus ada perubahan Rencana Tataruang Wilayah (RTRW) di desa Karangligar.

“Kaitan perubahan RTRW ini tentunya harus ada kajian dan perencanaan yang matang antara pihak investor dan pemerintah daerah. Namun apapun itu, yang jelas masyarakat tidak boleh dirugikan,” tandasnya. (Nna/dhi)