Beranda Bekasi Ketua Yayasan Lantik Rektor dan Wakil Rektor Bina Insani University Priode 2020-2024

Ketua Yayasan Lantik Rektor dan Wakil Rektor Bina Insani University Priode 2020-2024

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Ketua Yayasan Kemakmuran dan Kesejahteraan Anak Bangsa, Lutvi Rachman Ervianto pda tanggal 11 Maret 2020 lalu secara resmi telah mengambil sumpah dan melantik Rektor Baru Bina Insani University berjalan dengan khidmat, bertempat di Kampus Bina Insani University Jl. Siliwangi No 6 Bekasi, Rabu 11 Maret 2020.

Pelantikan Rektor Bina Insani University Indra Muis sebagai Rektor Bina Insani University. Pada kegiatan tersebut sekaligus dilantik juga Sholahuddin sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Lucia Ari Diyani sebagai wakil rektor bidang Sumber Daya.

Hadir memenuhi undangan segenap pemangku kepentingan universitas dari kalangan perguruan tinggi dan SMA/K mitra, dunia usaha dan industri serta asosiasi profesi dan pemerintah.

“Bina Insani University kelak akan menjadi universitas yang terbaik dan terpercaya di tingkat nasional, dan mampu menunjukkan eksistensinya di pentas internasional pada masa-masa 25 tahun mendatang,” ungkap Lutvi Rachman Ervianto saat dikonfirmasi tvberita, Sabtu (28/03/20).

Untuk itu pihaknya mengaku telah merampungkan statuta perguruan tinggi, Struktur Organisasi dan Tata Kelola, Rencana Pengembangan Jangka Panjang 25 tahun. Rencana Strategis Jangka Menengah kurun waktu 5 tahun dan Rencana Operasional Tahunan.

“Pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam upaya menumbuhkan budaya mutu di lingkungan BiU. Dengan implementasi SPMI, BiU siap menuju universitas yang unggul dan terpercaya di tingkat nasional dan bereputasi global,” ungkap Luthvi lagi,

Hal senada juga disampaikan Kepala Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 4 Jawa Barat dan Banten, Uman Suherman, tentang perlunya kekompakan antara badan penyelenggara dengan pengelola perguruan tinggi.

“Untuk itu diperlukan statuta sebagai peraturan yang akan diikuti bersama. Selain itu ditekankan pula tentang perlunya peningkatan kualitas dosen. Dosen sebagai ujung tombak penyampai layanan terdepan harus terus ditingkatkan kapasitasnya,

“Dosen harus memiliki kompetensi mengajar dan memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang luas dalam bidang ilmunya” ungkap Uman Suherman.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Budi Djatmiko selaku Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI). Budi Djatmiko menekankan tentang pentingnya menyelaraskan layanan perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan masa yang akan datang.

“ Tuntutan perubahan kian mendesak dan perguruan tinggi harus berbenah diri. Jika perguruan tinggi tidak mampu menjawab kebutuhan dan keinginan mahasiswa. Perguruan tinggi tersebut berpotensi tergulung oleh ombak perubahan ” Ungkap Budi Djatmiko.

Ditambahkan pula bahwa perlu adanya revolusi menuju digitalisasi pembelajaran. (ais/kie)