Beranda Headline Kios Disegel Tanpa Sepengetahuan, Puluhan Pedagang Pasar Proklamasi Ngadu ke Pemkab Karawang

Kios Disegel Tanpa Sepengetahuan, Puluhan Pedagang Pasar Proklamasi Ngadu ke Pemkab Karawang

Pasar proklamasi karawang disegel
Kios disegel tanpa sepengetahuan, puluhan pedagang Pasar Proklamasi mengadu ke Kantor Bupati Karawang.

KARAWANG – Puluhan pedagang Pasar Proklamasi Rengasdengklok menggeruduk Kantor Bupati Karawang lantaran kios yang disegel oleh PT Visi Indonesia Mandiri (VIM).

Salah satu pedagang Pasar Proklamasi Rengasdengklok, Yanti (37) mengatakan, kios tempat ia berdagang disegel oleh PT VIM karena dirinya tidak bisa mengangsur cicilan kios.

Meskipun sebelumnya telah ada kesepakatan antara pedagang dan PT VIM terkait angsuran, cicilannya tetap dirasa mencekik oleh sebagian pedagang.

Baca juga: Bikin Bangga, Produk UMKM Karawang Ini Tembus Pasar Australia hingga Dubai

“Sebelumnya kita sudah bicarakan dengan PT VIM soal angsuran cicilan perhari yang memberatkan kita. Itu disaksikan dengan Kabid di Disperindag Pak Burhan kemarin,” ujarnya pada Rabu, 31 Januari 2024.

Ia sedikit menerangkan, angsuran yang harus dibayarkan pedagang kepada PT VIM nominalnya beragam, mulai dari Rp 130.000 sampai dengan Rp 230.000 perhari.

Para pedagang tersebut, menggunakan sistem tabung kepada PT VIM. Jadi, apabila pedagang tidak mengikuti sistem tersebut, akan dikenakan sewa kios dengan budget yang lebih besar.

“Kita sebenarnya sudah berunding dengan teman-teman pedagang. Kami hanya sanggup di bawah 100 ribu perhari, bahkan ada yang hanya sanggup di bawah 50 ribu perhari,” terangnya.

Baca juga: Sekda Karawang Kecewa Banyak Pedagang Minggat dari Pasar Proklamasi, Minta PT VIM Jangan Ngeyel

“Mereka minta kita masuk sistem sewa, itu mahal kang. Kita aja enggak sanggup ikutin aturan mereka, sekarang diminta uang sewa kios yang juga mencekik,” tambahnya.