Beranda Regional Kisruh Atlasindo, Bupati Kekeuh Minta Reboisasi-Reklamasi

Kisruh Atlasindo, Bupati Kekeuh Minta Reboisasi-Reklamasi

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Bupati Karawang Cellica Nurchadiana mengaku tidak ambil pusing soal klaim PT Atlasindo, yang mengaku telah melakukan kegiatan sosial dan mengeluarkan uang Rp 250 juta untuk warga sekitar.

“Atlasindo itu sudah jelas, kami pemerintah daerah meminta mereka bertanggung jawab. Salah satunnya adalah, itu bukan klaim yang 250 juta itu. Mereka harus memperhatikan masyarakat sekitar,”katanya.

Selain itu, ditambahkan Cellica, syarat yang terberat PT Atlasindo harus melakukan reklamasi dan reboisasi. Kendati misalkan sudah ada izin dari pemerintah provinsi, pihaknya akan tetap menekankan supaya syarat tersebut dilakukan. Karena baginya pertambangan masalah jangka panjang.

“Gak ada urusan mereka katanya mengeluarkan Rp 250 juta, akhirnya mereka ingin buka,”tegasnya.

Selain soal perizinan, pihaknya pun tengah memikirkan buruh PT Atlasindo. “Soal buruh kami pikirkan juga. Yang terpenting Atlasindo penuhi kewajiban dulu,”pungkasnya. Sebelumnya, PT Atlasindo kembali jadi sorotan lantaran beredar kabar, perusahaan yang ditutup Pemkab Karawang pada Agustus 2018 tersebut bakal kembali beroperasi.

Sejumlah upaya pun dilakukan PT Atlasindo. Salah satunya dengan mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Kepala Teknik Tambang PT Atlasindo Budi Prayitno menyampaikan jika pihaknya akan terus berupaya agar perusahaannya bisa beroperasi kembali.

Dan bagian dari upaya itu adalah dengan melaksanakan permintaan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Dimana sebelumnya, Bupati menyampaikan agar pihak PT Atlasindo menggelar kegiatan-kegiatan sosial dan kompensasi kepada masyarakat setempat.

“Kami sudah mengeluarkan uang sekitar Rp250 juta untuk melaksanakan program-program itu,” kata dia.

Sejumlah permintaan bupati yang telah dilaksanakan ialah mengeluarkan program air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan pihaknya juga meluncurkan program pengembangan masyarakat.

Meski diakui pihaknya memang untuk reklamasi tidak bisa dilakukan, mengingat tambang ini adalah tambang aktif.
(kb)