Beranda Regional Kue Bolen, Kue Rumahan Viral Khas Bandung

Kue Bolen, Kue Rumahan Viral Khas Bandung

KOTA BEKASI – Berhenti menjadi Guru di Daerah Kuningan, Jawa Barat, Leni Lestiani harus berhenti mengabdikan diri untuk menjadi pendidik generasi bangsa karena harus hijrah ke Manado ikut suaminya bertugas slama beberapa tahun,

Ketika berada di Manado, Leni mengikuti berbagai kursus untuk berkeinginan membuka usaha yang bisa dikerjakan di rumah. setelah beberapa kali ikut kursus dan membuka usahanya merasa kurang pas di hati. Namun berkat memiliki Hobi masak bersama keluarganya, dia melihat usaha yang sreg di hati adalah menjual makanan,

Ketika Leni memulai usaha makannya dan membuka usaha kecil-kecilan dengan memproduksi Kue rumahan yang lagi viral bisa memproduksi, Kue Bolen isi pisang, keju dan coklat, dia bertekad saat pulang ke Jakarta ingin mengembangkan usahanya. Referensi dari mulut ke mulut pun membuat pisang bolen Leni yang diberi nama Usahanya Dapur Mamah Kembar , dengan cepat menjadi buah bibir di Jakarta dan Kota Bekasi banyak orang menjadi ketagihan dengan citarasana Bolennya yang mirip dengan Bolen Khas Bandung,

“Pada saat membuka usaha kue Bolen ini, saya mulai merintis dari tahun 2017 stelah pulang dari Manado sampai saat ini alhamdulilah masih exis melayani orderan scara online , baik dari wilayah Kota Bekasi dan Jakarta,” ungkap Owner Dapur Mamah Kembar, Leni Lestiani saat berbincang dengan Tvberita di kediamannya Golden City,Cluster Grenwood, Bekasi Utara,Kota Bekasi,Jawa Barat,

Selain melayani orderan online, Leni pun melayani orderan tetangganya di Komplek Grenwood Bekasi Utara yang jumlahnya ada 100 Kepala Keluarga,

“apa lagi di bulan ramadan ini, banyak sekali orderan kue Bolen yang menjadi unggulan Dapur Mamah Kembar , dari berbagai intansi untuk dibuat takjil berbuka puasa, bahkan ibu-ibu komplek jauh-jauh hari sudah order untuk berbuka puasa bersama keluarga,” jelas Leni.

Diakuinya, dalam memproduksi kue dikerjakannya di rumah hanya dibantu ketiga putrinya dan Asistennya jika banyak orderan. Namun jika orderannya tidak banyak ia mengerjakannya sendiri.

Dalam satu hari Dapur Mamah Kembar bisa memproduksi empat item Kue seperti Bolen isi 10 kue dengan harga Rp 45 Ribu, Kue Sus Keju Tebal isi 15 harga Rp 35 ribu, Banana Milky harga Rp 45 Ribu isi 10, Cemilah Sijuki (singkong keju kenian) Harga Rp 15 Ribu, dan Marble cake Harga 120 Ribu,

“berkah dari wabah covid 19 ini sudah satu tahun lebih melanda, banyak masyarakat yang malas berbuka puasa diluar karena masih takut berinteraksi dengan orang lain terkena virus covid,

“disetiap bulan ramadhan ke dua ini, apapun kue yang dibuat lalu saya Posting di group Watssapp dan Medsos IG @dapur_mamahkembar, akan slalu habis. Bahkan para tetangga datang kerumah rela menunggu kue yang masih ada di dalam oven karena takut kehabisan,” Cetus Leni yang berkeinginan memiliki toko kue jika pandemi berlalu (ais).

Artikel sebelumnyaSidak Oil Spil, DPRD: Pertamina Jangan Abai Soal Dampak Lingkungan dan SosialĀ 
Artikel selanjutnyaDinkes Kota Bekasi: 71.143 Orang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama