Beranda Regional LBH GMBI Karawang Minta Pilkades Kalangsari Ditangguhkan

LBH GMBI Karawang Minta Pilkades Kalangsari Ditangguhkan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Tim Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GMBI Karawang meminta penangguhan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas, lantaran ditemukan dugaan tindak pelanggaran dalam pelaksanaan pilkades dalam penetapan balon kades menjadi calon kepala desa yakni Daenuri.

“Kami ngirim surat ke Panitia sebelas dengan tembusan Bupati, Kapolsek, Danramil dan Camat Rengasdengklok untuk penangguhan Pilkades. Kami menuntut panita pilkades Kalangsari untuk jujur, amanah, adil, transparan dan bertanggungjawab serta tidak deskriminatif,” ujar Tim Advokasi LBH GMBI Karawang, Dadi Mulyadi, SH.

Dikatakan Dadi, sejak awal penjaringan balon kades sudah ada pernyataan dari DPMPD Karawang bahwa panitia pilkades meloloskan salahsatu balon kades yang belum belum cukup umur sesuai undang-undang tentang desa dan peraturan Bupati tentang pilkades.

“DPMPD sudah menyatakan panitia pilkades Kalangsari telah melanggar aturan yang ada. Kami minta panitia pelaksana objektif dalam menyampaikan dasar tidak diluluskannya klien saya atas nama Daenuri sebagai calon kades Kalangsari,” paparnya.

Masih menurutnya, keputusan penetapan calon kades Kalangsari dinilai cacat hukum, hal ini membuat proses demokrasi di Karawang khususnya Desa Kalangsari tidak baik.

“Pihak panitua pilkades Kalangsari untuk segera menggelar audiensi atau dialog bersama pihak saudara Daenuri. Jika dalam 1×24 jam tidak dilaksanakan, kami pergunakan jalur hukum sesuai aturan berlaku dan melaporkan dugaan pelanggaran pilkades ke Kementerian Dalam Negeri dan pihak terkait,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, disegel pendukung balon kades Daenuri, Jumat(1005/10).

Informasi yang dirangkum TVBERITA.CO.ID, penyegelan kantor desa ini diduga akibat kekecewaan salahsatu bakal calon kepala desa yang tidak lolos mengikuti tes lisan dan seleksi yang diselengarakan Bagian Pemerintahan Setkab Karawang.

“Maaf lagi PAM, Iya tadi oleh Balon Kepala desa yang tidak lulus dan oleh ormas GMBI,” ujar Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Suparno.(KB)