Beranda Regional Mantan Anggota DPRD Jabar Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan suap

Mantan Anggota DPRD Jabar Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan suap

TVBERITA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat (DPRD) Jawa Barat priode 2014 – 2019, Siti Aisyah Tuti Handayani sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi Kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan,KPK meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan sejak bulan Februari 2021 dengan menetapkan 2 orang sebagai tersangka yaitu ABS (Ade Barkah Surahman) anggota DPRD Propinsi Jawa Barat Periode 2014-2019 dan 2019-2024 dan STA (Siti Aisyah Tuti Handayani) anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019,

“perkara ini adalah satu dari banyak kasus yang diawali dari kegiatan tangkap tangan KPK,”kata LiLi Pintauli Siregar,

Siti Aisyah Tuti Handayani putri dari mantan Walikota Bekasi Ahmad Zurfaih (Alm) merupakan mantan anggota DPRD Jawa Barat Dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Kota Bekasi – Kota Depok dia diduga terlibat kasus suap terkait proyek di Kabupaten Indramayu.

“KPK memaparkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN), yang terakhir dilaporkan Tanggal 11 April 2019, Siti Aisyah Tuti Handayani memiliki harta kekayaan sekitar Rp 1,7 miliar,” bebernya

Ini rincian harta kekayaan yang dimiliki milik Siti Aistah Tuti Handayani dikutip dari laman website KPK

1. Motor, Honda Sepeda Motor Tahun 2014, hasil sendiri Rp. 30.000.000.

2. Mobil, Toyota Mini Bus Tahun 2018, hasil sendiri Rp. 407.400.000

Total aset kendaraan milik Siti Tuti Handayani Rp. 437.400.000.

1. Tanah dan bangunan seluas 446 m2/400 m2 di Bekasi, hibah

tanpa akta Rp. 1.014.936.000.

2. Tanah seluas 30 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp. 300.000.000.

Total aset tanah dan bangunan milik Siti Aisyah Tuti Handayani yang ada di Bekasi Rp 1.314.936.000.

“sementara itu, untuk total keseluruhan aset milik Siti Aisyah Tuti Handayani yang terdiri dari Tanah dan bantuan, serta alat transportasi Rp 1.752.336.000,” jelasnya. (red)

Artikel sebelumnyaAtasi Potensi Kenaikan Harga, Pemkot Bekasi Gelar Operasi Pasar Murah
Artikel selanjutnyaUpaya Maksimal PHE ONWJ Lakukan Pembersihan Sisa Kebocoran