Beranda Headline Marak Penipuan Haji, Kemenhaj Karawang Hadirkan Layanan Satu Pintu untuk Jemaah

Marak Penipuan Haji, Kemenhaj Karawang Hadirkan Layanan Satu Pintu untuk Jemaah

Penipuan haji kemenhaj karawang
Di tengah maraknya kasus penipuan berkedok haji dan umrah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Karawang memperkuat pelayanan resmi.

KARAWANG – Di tengah maraknya kasus penipuan berkedok haji dan umrah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Karawang memperkuat pelayanan resmi melalui Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Layanan ini menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi, pendampingan, sekaligus perlindungan bagi calon jemaah agar terhindar dari praktik ilegal.

Kepala Kantor Kemenhaj Karawang, Rojak, menegaskan seluruh proses pelayanan kini terintegrasi dalam satu pintu. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat sekaligus menutup celah penipuan.

Baca juga: 30 Ribu Anak Tak Sekolah, DPRD Karawang Desak Pemkab Validasi Agar Beasiswa Tepat Sasaran

“Melalui layanan terpadu, masyarakat bisa mengakses semua kebutuhan terkait haji dan umrah secara resmi, mulai dari pendaftaran, konsultasi, hingga pembinaan,” ujar Rojak, Kamis (30/4).

Dalam pelaksanaannya, Kemenhaj Karawang juga menggandeng Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang tersebar di berbagai wilayah. KBIHU berperan dalam memberikan bimbingan manasik serta pendampingan spiritual bagi calon jemaah.

Sejumlah KBIHU yang telah terdaftar dan berada dalam pembinaan Kemenhaj Karawang antara lain KBIHU Darul Fikri, Attaubah Kaum, Nurussyifa, Mathla’ul Anwar, Annihayah, Al-Madinah, NU, Darussalam, Al-Ittihad, Annida, Lampu Iman, Al-Ma’ruf, Al-Mansuriyah, Nufada, Al-Qolishoh, Attaubah Al-Muzawwir, serta Al-Muhajirin CKM.

Baca juga: Imbas Kecelakaan Maut Kereta, Menteri PPPA Usul Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Biar Aman…

Rojak memastikan seluruh KBIHU tersebut telah terverifikasi dan menjadi mitra resmi dalam pembinaan jemaah. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran yang tidak jelas.

“Kalau ingin ikut bimbingan, pastikan KBIHU-nya resmi dan terdaftar. Jangan sampai tergiur tawaran yang tidak jelas,” tegasnya.