Beranda Headline Melihat Keseruan Anak-anak saat Belajar Tanggap Bencana Bareng Damkar Karawang

Melihat Keseruan Anak-anak saat Belajar Tanggap Bencana Bareng Damkar Karawang

Damkar karawang
Anak usia dini diajarkan tanggap bencana oleh petugas Damkar Karawang.

KARAWANG – Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Yudha Brama Jaya menjadi tempat kunjungan favorit bagi anak-anak usia dini di Karawang.

Sayen, ST Danton I Damkar Karawang menyebutkan, kunjungan yang dilakukan sekolah-sekolah bertujuan untuk pengenalan profesi pemadam kebakaran.

“Perlu diketahui bahwa ini bukan program kita, melainkan kunjungan studi profesi dari sekolah-sekolah,” ujarnya kepada tvberita.co.id, Selasa (21/2/2023).

Ia mengaku, pihaknya hampir tiap hari mendapat kunjungan studi profesi dari instansi taman kanak-kanak (TK), PAUD dan BIMBA.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Bekasi, Seorang Ibu dan Bayinya Ditemukan Tewas Berpelukan di Kamar

“Sehari kadang 2 sift, melayani 2 sekolah. Dipandu oleh tim kami, anak-anak dapat pembelajaran kelas sama praktik lapangan,” ungkapnya.

Sayen menjelaskan, anak-anak yang berkunjung diberi pengenalan (edukasi) dasar dengan penyuguhan yang tidak membosankan.

“Nonton film kartun gajah kecil pemadam api, terus dikenali alat-alat pemadam ada apa aja. Baru peragaan (praktek lapangan),” jelasnya.

Baca juga: Ponpes di Wanayasa Purwakarta Terbakar, Pengasuh Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Untuk praktik lapangannya, anak-anak diajari bagaimana cara memadamkan api pakai alat tradisional, modern (selang air) dan gas. Bagi Sayen, kunjungan tersebut bersifat mutualisme karena saling menguntungkan.

“Kita jadi enggak perlu repot-repot keliling sosialisasi ke sekolah, anak-anak juga seneng,” katanya.

“Karena kunjungannya ramai, BNN sampe minta gabung, ingin menyelipkan edukasi terkait narkotika kepada anak-anak usia dini,” ungkap Sayen.

Menurut Sayen, tempatnya menjadi favorit karena anak-anak merasa senang karena Damkar lebih banyak menyuguhkan peragaan dibanding materi. “Mereka kan biasanya lebih bisa nyerna lewat peragaan, sosialisasi pun kita suguhkan kartun,” pungkasnya. (*)