
Sementara itu, warga Kelurahan Nagasari, Dani, menyatakan penolakannya terhadap keberadaan tempat hiburan malam tersebut. Ia menilai lokasinya yang berada di tengah kota berpotensi membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Baca juga: Belajar dari Krisis Covid-19, Prabowo: Jangan Lagi Bergantung Impor Pangan ke Negara Lain
“Sebagai warga terdekat ya saya cukup keberatan, ya gimana ya, takut juga kalau itu tempat maksiat. Posisinya di tengah-tengah kota banget mudah di akses banyak orang,” tuturnya.
Dani juga mengaku prihatin setelah mendengar kabar bahwa Theatre Night Mart akan segera dioperasikan dalam waktu dekat
“Dengar-dengar sih mau diresmiin minggu depan,” tutupnya. (*)








