Beranda Regional Menara Telekomunikasi Tak Berizin Marak di Purwakarta

Menara Telekomunikasi Tak Berizin Marak di Purwakarta

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Menara Telekomunikasi yang berdiri di beberapa titik di Kabupaten Purwakarta disinyalir tak berijin.

Sedikitnya menurut informasi ada sekitar 7 menara Telekomunikasi dari beberapa vendor dan perusahaan yang telah berdiri namun tak berizin.

Hal ini terbukti Satpol PP Kabupaten Purwakarta beberapa waktu lalu telah menyegel dan memberhentikan sementara operasi beberapa menara telekomunikasi tersebut.

Namun salah satu menara telekomunikasi yang berada di Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta yang diduga belum memiliki ijin lepas dari pantauan Satpol PP Kabupaten Purwakarta.

Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Purwakarta Iman, saat dihubungi mengatakan belum mendapat laporan untuk menara telekomunikasi di Desa Panyindangan.

“Kita belum dapat data terkait menara telekomunikasi yang telah berdiri dan tidak berijin di Desa Panyindangan,”jelas Kabid Gakda Satpol PP Purwakarta Iman saat dihubungi, Selasa (26/2).

“Sebelumnya kita sudah menyegel dan memberhentikan sementara operasional tiga menara telekomunikasi karena tak berijin, kita tunggu bukti ijinnya saja dulu baru boleh beroperasi kembali,” ujarnya.

“Saya tegaskan, kalau menara telekomunikasi yang ada di Desa Panyindangan tidak berijin maka nasibnya akan sama dengan menara lainnya,”tegasnya.

Sementara Santi perwakilan dari PT Protelindo yang mengurus konsep IMB menara telekomunikasi di Desa Panyindangan saat dihubungi mengaku belum memiliki ijin berdirinya menara tersebut.

“Memang belum ada ijin pak, seharusnya ijin dulu baru berdiri, itu aturan yang ada di Kabupaten Purwakarta, namun nanti saya tanyakan dulu ke atasan saya pak, sekarang masih diurus perijinannya,”ujarnya singkat.

Menara telekomunikasi yang berada berdekatan dengan kantor Desa Panyindangan tersebut telah berdiri sejak September 2018 lalu dan sudah beroperasi, namun hingga saat ini ijin dari berdirinya menara telekomunikasi tersebut tidak ada sama sekali.(cr2/ris)

Komentar Facebook