Beranda Karawang Mendapat Dukungan untuk Maju Pilkada, Acep: Jangan Sampai Ulama Terpecah Belah

Mendapat Dukungan untuk Maju Pilkada, Acep: Jangan Sampai Ulama Terpecah Belah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Didukung sejumlah ulama, habaib dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Ulama Karawang untuk mendampingi bakal calon bupati petahana, Cellica Nurachadiana di Pilkada Karawang bulan September mendatang, Acep Jamhuri mengaku tidak tahu dan santai menyikapi hal tersebut.

“Saya juga enggak tahu, bukan saya yang membiayai,” kata Acep santai.

Acep yang ditemui Tvberita.co.id diruang kerjanya, Senin (16/3), nampak malu-malu ketika disoal apakah dirinya bersedia jika benar-benar dicalonkan para ulama sebagai bakal calon Wakil Bupati Karawang.

Perlahan Acep menuturkan, dirinya tidak berhak melarang siapapun termasuk para ulama dan habaib menyatakan ekspresinya.

Namun demikian, bagaimana pun keinginan mereka (Forum Ulama Karawang, Red) tetap saja segala keputusan tergantung kepada dirinya pribadi dan Cellica.

“Mereka berekspresi ya wajar, selebihnya tetap tergantung saya dan ibu Cellica. Meski, Beliau merekomendasikan saya dengan ibu Cellica, apakah ibunya mau atau saya nya mau, tetap semua kembali kepada keputusan masing-masing,” tutur Acep gamblang.

“Dan saya sudah sejak awal mengajukan H. Jenal dan H. Aep untuk mendampingi ibu Cellica, tapi sampai saat inikan ibu Cellica masih tetap di kalangan Kyai ini justru malah menginginkan saya,” imbuh Acep lagi mengungkapkan.

Lebih lanjut Acep menuturkan, dirinya sejak awal meminta untuk tidak dibawa-bawa ke arah politik.

Ia mengungkapkan, jika dirinya hanya ingin fokus bekerja saja sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang. Jabatan yang saat ini sedang diamanahkan kepadanya.

Pasalnya, menurut Acep banyak pekerjaan rumah yang harus ia selesaikan dan jika kemudian dirinya memutuskan mencalonkan, Acep yakin pikirannya akan terganggu dengan pencitraan politik dan tidak fokus lagi bekerja.

“Saya mau fokus kerja dulu, Banyak hal yang harus dikerjakan, Bencana, Corona dan lainnya. Saya tidak fokus kerja nantinya kalau mikirin politik, saya malah lupa kerjaan,” tandasnya seraya tersenyum malu-malu.

“Kerja saja, saya bekerja saja dulu. Bagaimana nanti Allah yang memberikan jalan terbaik bagi saya, tidak harus saya ngotot-ngotot ngejar jabatan dan kekuasaan. Biarlah mereka mendukung saya seperti air mengalir,” ucapnya lagi.

Terakhir dikatakan Acep, dirinya pun sangat tidak menginginkan ulama Karawang terbelah dua hanya karena sebagiannya lagi mendukung dirinya.

“Jangan sampai karena mendukung saya, para Kyai, habaib, ulama kemudian terpecah belah. Jangan sampai nanti ukhuwah islamiyahnya terpecah, Sudah mah iya sudah terpecah-pecah,” pungkas Acep. (Nna/dhi)