Beranda Regional Mengancam, Jembatan Sasak Kuning Tidak Ada Perhatian Pemda

Mengancam, Jembatan Sasak Kuning Tidak Ada Perhatian Pemda

BATUJAYA, TVBERITA.CO.ID- Miris meskipun sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, jembatan Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, yang dikenal “Sasak Kuning” sampai saat ini belum mendapat perbaikan dari pemerintah.

Padahal jembatan yang sudah berusia puluhan tahun tersebut merupakan akses utama perekonomian dari jumlah 8000 jiwa masyarakat petani desa Karyabakti.

Seperti yang dikatakan Kepala Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, H Syahjanur, sasak kuning merupakan jembatan satu-satunya pintu masuk bagi warga masyarakat desa Karyabakti. Oleh karena itu, jika kondisinya tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 terutama mobil truk, secara otomatis, roda perekonian masyarakat desa Karyabakti akan terhambat.

Pasalnya, dari jumlah 8000 jiwa masyarakat merupakan petani padi dan petani tambak ikan.

“Melihat kondisi jembatan seperti saat ini, kegiatan perekonomian warga dipastikan terganggu pak,” terangnya.

Selain warganya, kata Syahjanur, terdapat pemilik empang ikan dan sawah di Dusun Terong yang merupakan warga masyarakat Kecamatan Tirtajaya.

Bila musim panen ikan maupun padi mereka tidak bisa mengangkut hasil panen melalui jalan pesisir empang. Makanya terpaksa mereka muter melaui jemabatan desa Karyabakti terlebih dahulu. Baru bisa membawa padi maupun ikan hasil panen.

“Kami khawatir jika terus dibiarkan jembatan ini akan ambruk, makanya kami minta secepatnya pemerintah memperbaiki jembatan ini,” tegasnya.

Sementara itu, warga yang biasa melewati jembatan tersebut, H Darkam (58), mengatakan selama kondisi Sasak kuning desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya rusak parah pihaknya merasa resah.

Terutama bagi petani tambak ikan merasa terganggu pasalnya, bila mau membawa hasil panen pake kendaraan roda 4 mobil truck takut bahaya. Mengingat kondisi jembatan sudah tidak ada penahan alias bolong.

“Kalau sudah celaka, siapa yang mau bertanggung jawab atas kerugian saya. Yang jelas, harapannya semoga pemerintah lebih peka dalam menghadapi keluhan masyarakatnya,” pungkasnya.(yay/ris)