Beranda Fashion Mengenal Devana Jeslyn, Anak Berbakat asal Karawang, Modelling Bisa, Bernyanyi Apalagi

Mengenal Devana Jeslyn, Anak Berbakat asal Karawang, Modelling Bisa, Bernyanyi Apalagi

Devana Queennera Jeslyn karawang
Devana Queennera Jeslyn, anak berbakat asal Karawang yang meraih prestasi di bidang modelling dan bernyanyi.

KARAWANG – Mengenal Devana Queennera Jeslyn (7), model dan penyanyi cilik kelahiran Karawang yang berprestasi sejak umur 3 tahun.

Marwati, Ibunda Jeslyn menyebutkan, anaknya saat ini telah memperoleh puluhan prestasi penghargaan tingkat Jakarta, Bandung, Karawang diusianya yang masih sangat belia.

Kurang lebih ada 36 piala yang terpajang di rumah Jeslyn.

“Dia mulai modeling usia 3 tahun. Kalau di bidang tarik suara baru menggeluti 1 tahun, itupun ketahuan pas covid. Umurnya udah masuk 6 tahun, dia nyanyi-nyanyi, pas diperhatiin kok ada karakter,” tuturnya kepada tvberita.co.id pada Sabtu, 7 Oktober 2023.

Baca juga: Sekelompok Pemuda Mengamuk di GT Karawang Timur, Memaksa Masuk Bus untuk Minta Sumbangan

Akhirnya, Marwati memasukan Jeslyn ke sekolah vokal untuk mengasah potensi yang dimiliki.

Ia menceritakan, secara keseharian Jeslyn termasuk anak yang pemalu. Namun ketika sudah tampil, Jeslyn akan mempersembahkan penampilan yang maksimal.

“Karena dia masih kecil, ikut alur dia aja dulu. Sekarang modeling off dan fokus menggeluti tarik suara,” terangnya.

Kata Marwati, secara vokal Jeslyn sendiri sering menampilkan lagu genre pop. Tetapi, Jeslyn juga bisa menyanyikan lagu dangdut yang ia pelajari sendiri melalui Tiktok.

Ia mengaku sangat bangga terhadap anaknya, sebab Devana Queennera Jeslyn adalah satu-satunya penyanyi cilik solo yang diundang tampil saat HUT ke 390 Karawang di Gedung DPRD.

Baca juga: Cerita Queensha Fakhira, Gadis Karawang yang Ditawari Jadi Model di Runway Paris 2024

“Saat ada PJ Gubernur Jawa Barat kemarin juga Jeslyn diundang Pemerintah Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia tetap menomorsatukan pendidikan bagi anaknya. Jangan sampai sekolahnya terganggu karena meniti karir sejak dini.

“Pihak sekolah mendukung, cuman saya ambil Sabtu-Minggu untuk kegiatan (lomba). Karena bagi saya sekolah tetep no 1,” katanya.

“Semoga anak saya tetep jadi anak baik, shalehah, karirnya makin sukses dan dia puas dapetin apa yang dia pengen,” pungkasnya. (*)