Beranda News Menteri Tenaga Kerja Pantau Keadaan BBPLK Bekasi yang Kebanjiran

Menteri Tenaga Kerja Pantau Keadaan BBPLK Bekasi yang Kebanjiran

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID– Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meninjau Balai Besar Pengembangan Latikan Kerja (BBPLK) di kawasan Kayuringin, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/9/2019) yang terkena musibah banjir bandang.

Didampingi Dirjen Binalattas Bambang Satrio Lelono; Plt. Dirjen Binwasnaker & K3, Iswandi Hari dan Kepala BBPLK, Herman, dengan perahu karet Menteri Ida menyusuri hampir 300 meter Jalan Raya Guntur, Kayuringin, Bekasi, yang tergenang air menuju BBPLK Bekasi

“Terus terang kami sedih, dengan kejadian ini, kami harus re-schedule jadwal pelatihan yang semula 16 Januari nanti. Karena kami harus tunggu semuanya bisa dikeringkan dan menginventarisir kerugian yang dialami, ” kata Menteri Ida di Bekasi Jawa Barat

Menaker Ida mengungkapkan, banjir yang melanda BBPLK di awal 2020 ini merupakan banjir terbesar atau terparah setelah banjir besar menimpa tahun 2002, 2007 dan 2012.

Meski bersedih dan prihatin karena ada sejumlah peralatan tak bisa diselamatkan, Menteri Ida mengatakan pihaknya berhasil menyelamatkan sebagian dokumen dan peralatan pelatihan. Apalagi nanti tanggal 16 Januari 2020, akan dimulai pelatihan.

“Saat ini kita fokus menyelamatkan seluruh aset pelatihan terutama jurusan elektronik, refrigeration, IT dan animasi yang ada di workshop maupun aset kejuruan lainnya yang berada di dalam BBPLK,” kata Ida.

Mengantisipasi musibah banjir di masa mendatang, Ida menegaskan pihaknya akan merubah format ruangan bagi siswa Polteknaker/magang dan menyediakan perahu karet.

“Nanti, untuk pelatihan kelasnya saja di bawah. Workshop-nya di atas supaya alat-alatnya aman,” katanya.

BBPLK Cevest Bekasi merupakan lembaga pelatihan milik pemerintah pusat yang berada dibawah Kemnaker. Di lokasi ini, tersedia tempat pelatihan untuk berbagai jurusan. Seperti Teknologi Informasi (TI), Elektronika, Pariwisata dan Teknik Pendinginan atau AC, dll.

Ida Fauziyah menjelaskan Kemnaker memiliki 21 BLK di seluruh Indonesia dan 305 BLK yang berada di bawah Pemda. Meski diyakini hujan masih akan turun kembali, Menteri Ida berharap banjir tidak menerjang di lokasi BLK lainnya.

“Semoga banjir tidak terjadi di lokasi BLK lainnya. Di sini kami tunggu semuanya surut dulu baru ada lagi pelatihan. Untuk peralatan kami akan pakai yang masih bisa diselamatkan, kalau yang tidak akan kita carikan alternatif lain,” kata Menteri Ida Fauziyah.

Menaker Ida berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mencari solusi mengatasi banjir yang kerap menimpa BBPLK Bekasi ini. (ais/kie)