Beranda Karawang Merasa Punya Kajian, Mulyono Siap Yakinkan DPP

Merasa Punya Kajian, Mulyono Siap Yakinkan DPP

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – DPC Partai Demokrat dan DPD II Partai Golkar akhirnya secara resmi bersepakat untuk berkoalisi di Pilkada Karawang 2020 mendatang.

Pernyataan sikap politik kedua partai ini diambil, setelah mengadakan pertemuan pada Kamis malam (13/2), dimana dimalam yang sama Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, Cellica Nurrachadianna menyerahkan formulir pendaftaran sebagai calon bupati Karawang yang diusung oleh Partai Golkar.

“Dan ini sudah menjadi komitmen kami untuk bersama-sama, Dan Demokrat sudah mengusulkan dan telah mendaftarkan bakal calon bupatinya dan sudah menyerahkan formulir sebagai bakal calon yang telah di usung oleh partai Golkar,” kata Ketua Tim Pemenangan Pilkada Partai Golkar Karawang, Timmy Nurzaman.

“Dan dengan jumlah 16 kursi, secara persyaratan kami sudah bisa mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati ke KPU,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Karawang, Syukur Mulyono mengatakan jika koalisi partainya dengan Demokrat bukanlah “ujug-ujug”.

Menurut Mulyono, komunikasi kedua partai ini telah terjalin sejak lama, meski hanya secara lisan.

Dan setelah melalui pengkajian sistem ilmiah dan fakta dilapangan, sehingga pada akhirnya Golkar memutuskan berkoalisi secara resmi dengan Demokrat.

“Ini bukan ujug ujug, bukan tiba-tiba kami mencapai kesepakatan semalam, namun sudah melalui proses yang panjang, Dan kami berharap Golkar bisa menang dan bisa berkiprah di pemerintahan bersama partai Demokrat,” kata Mulyono mengungkapkan.

Disoal kaitan langkah apa yang akan ditempuhnya, jika kemudian DPP Partai Golkar tidak mengeluarkan rekom untuk Cellica dan memilih berkoalisi dengan Partai yang lain di Pilkada Karawang besok.

Kepada Tvberita.co.id, Mulyono menegaskan, bahwasannya ia sebagai petugas partai akan fatsun dengan apa yang menjadi keputusan DPP.

Karena memang, lanjut Mulyono, rekomendasi ke KPU yang berlaku hanyalah rekomendasi DPP.

Dan ia sebagai Ketua DPD II Partai Golkar, dirinya sudah menempuh tahapan demi tahapan sebagaimana sesuai dengan aturan partai.

Mulyono menambahkan koalisi yang terbentuk saat ini hanyalah koalisi DPD II Golkar dengan DPC Demokrat, dan kedepan, ia akan membawa koalisi ini akan ke DPD I dan DPP.

Mulyono yakin dan menegaskan DPD I dan DPP Partai Golkar akan sejalan. Dan koalisi Golkar dan Demokrat akan permanen hingga ke KPU nanti.

Andaipun kemudian dalam perjalanannya keputusan DPP berbeda, Mulyono menandaskan sebagai petugas Partai ia akan fatsun.

“Saya selaku petugas partai akan tunduk, taat dan patuh dengan titah apapun dari pada pimpinan pusat, Namun dengan catatan saya akan sampaikan kepada DPP hasil kajian- kajian DPD II Partai Golkar, bahwa Elektabilitas Cellica sampai saat ini masih tinggi, mencapai hingga 72 persen,” ujarnya menegaskan.

Ia pun yakin, Golkar adalah partai yang profesional, yang akan melihat berdasarkan data- data dan fakta dilapangan. Dimana elektabilitas itu adalah patokan partai untuk meraih dukungan dari partai yang lainnya.

“Ini yang akan menjadi dasar bagi saya, dan Insya Allah kami , DPD II, DPD I dan DPP akan sejalan, dan kita berkoalisi harus dengan yang memiliki elektabilitas tinggi, Golkar harus menang, dan saya yakin DPD I Jawa Barat dan DPP akan menerima hasil kajian kami,” pungkasnya penuh keyakinan. (nna/dhi)