Beranda Karawang MTs Ghoyatul Jihad Serius Cetak Generasi Hafiz Quran

MTs Ghoyatul Jihad Serius Cetak Generasi Hafiz Quran

KARAWANG – Bergantinya kepemimpinan di MTs Ghoyatul Jihad Telagasari melahirkan optimisme baru bagi seluruh guru dan murid. Hal itu terlihat dari bangunan fisik sekolah yang dimodernisasi, serta metode belajar yang disiapkan di ajaran baru tahun 2021/2022. Bahkan, diyakini serius mencetak generasi hafiz Quran.

Di bawah komando Ujang Hasan, MTs Ghoyatul Jihad mengusung visi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter islami dan berwawasan lingkungan.

“Kita juga ingin optimalkan kembali pembinaan peserta didik agar terbentuk pribadi yang tangguh, bertanggung jawab dan berakhlak mulia. Karena apa? Sekolah ini kan sekolah keagamaan, jadi pembentukan karakter dari sisi keagamaan mesti kita utamakan,” tutur Abah Hasan, sapaan akrabnya.

Tak tanggung-tanggung, Abah Hasan juga memimpikan sekolahnya bisa mencetak generasi hafiz Quran. “Itu baru garis besarnya, teknis pembelajarannya akan kita rumuskan bersama guru-guru yang lain, insya Allah,” ujar Ujang yang baru dilantik sebagai Kepala sekolah 1 November 2020 kemarin ini.

Tampak bangunan ruang kelas MTs Ghoyatul Jihad. (foto: istimewa)

Selain itu, sekolah yang beralamat di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang ini mulai mempercantik diri di bawah kepemimpinannya. Tampak bangunan sekolah mulai dimodernisasi satu per satu, mulai dari ruang guru, kelas maupun taman sekolah.

“Alhamdulillah kita upayakan agar sekolah ini semakin nyaman, tidak hanya dari sisi kualitas SDM-nya, tapi juga dari kualitas bangunannya,” kata dia.

Meskipun sekolahnya kini banyak diapit sekolah negeri maupun swasta, namun ia meyakini, ke depannya Mts Ghoyatul Jihad bisa lebih maju dan bersaing melahirkan generasi berkualitas.

“Dalam sejarahnya, banyak sekali torehan-torehan prestasi, banyak siswa yang lulus dari lembaga ini dan ada juga telah menjadi bagian sekolah saat ini. Dan ini menjadi bukti bahwa kita semua bisa dan terus akan berusaha lebih baik ke depan,” pungkasnya. (kie)

Artikel sebelumnyaTingginya Kasus Covid 19, Karawang Harus Lockdown
Artikel selanjutnyaMenanti Solusi Rendahnya Harga Gabah di Karawang