Beranda Regional Nasdem Mau Evaluasi Penanganan Bencana di Karawang

Nasdem Mau Evaluasi Penanganan Bencana di Karawang

Fraksi Partai Nasdem DPR RI berjanji bakal mengevaluasi penyebab banjir di Indonesia, termasuk Karawang.

Nasdem menyatakan, beban penanganan bencana tidak bisa sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat, karena saat terjadi bencana, pemerintah daerah yang harus dominan sigap menangani bencana.

“Kita ingin ke depan dari waktu ke waktu, penanganan bencana menjadi semakin baik. Tapi di sisi lain, bencana tidak bisa diprediksi. Sehingga mulau-mula yang perlu disiapkan adalah menyiapkan masyarakat agar ada jarak evakuasi ketika bencana datang. Ini untuk meminimalisir adanya kerugian dan korban,” Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Ahmad M. Ali saat menghadiri kegiatan bagi sembako dan pengobatan gratis untuk korban banjir di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Jumat (12/2).

Penanganan bencana di seluruh Indonesia, kata Ahmad, relatif baik. “Yang penting tergantung bagaimana kadar bencana. Tidak bisa kita melihat dari satu bencana.”

“Setiap terjadi bencana alam, kami di DPR RI pastinya akan melakukan evaluasi baik penyebab atau solusi yang akan diambil sehingga bencana itu dapat diminimalisir dampaknya. Namun yang terpenting sekarang, mari kita bantu meringankan beban saudara kita yang menjadi korban banjir,” kata Ali.

Bantuan sosial yang disalurkan fraksi Nasdem berupa pengobatan massal untuk 500 korban bencana banjir di Karawang dan sembako untuk dua ribu orang.

Bantuan sosial yang digelar di Karawang, jelas Ali, seyogianya diikuti oleh seluruh anggota dari Fraksi Partai NasDem DPR RI berjumlah enam orang. Namun mendadak beberapa anggota memiliki keperluan yang mendesak sehingga berhalangan mengikuti kegiatan tersebut.

Namun demikian, pihaknya merasa memiliki kewajiban untuk membantu dan meringankan beban para warga yang menjadi korban banjir. Nasdem, kata Ali, menyadari betul kesulitan para warga korban banjir. Di tengah pandemi yang banyak berimbas pada ekonomi dan kesejahteraan, kini harus ditambah lagi dengan bencana banjir. (fyz)