Beranda Regional Niat Buang Bayi, Keburu Ketahuan Polisi dan Warga

Niat Buang Bayi, Keburu Ketahuan Polisi dan Warga

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Ibu muda yakni Precilia Tanti Pratiwi (PTP) yang mengaku warga Dusun Langseb RT 01/01, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes ingin mengecoh Polisi dan warga. Berniat membuang bayi buah hatinya di Puskesmas Rengasdengklok, agar ada yang mengambil dan merawatnya keburu ketahuan.

Karena melanggar hukum, kini dia berurusan dengan Polsek Rengasdengklok untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Beberapa sumber di Puskesmas Rengasdengklok mengatakan pada wartawan, diduga pelaku nekat berniat untuk membuang bayinya karena malu melihat kondisinya cacat sumbing. Karena apabila hasil selingkuh, hanya alibi yang dibuat-buat agar dapat mengelabui pihak kepolisian. Untung hal tersebut tidak diterima begitu saja, sehingga niat jahatnya terungkap.

Dari berbagai sumber di lokasi, kronologis kejadian pada Selasa (16/1) pukul 07.00 Wib ada yang laporan menitipkan bayi laki-laki di Puskesmas Rengasdengklok. Ciri-ciri bayi tersebut diperkirakan berusia dua minggu, jenis kalamin laki laki, menderita cacat sumbing.

“Katanya sih sudah dikasih nama oleh ibunya pak, namanya Galuh Aditia. Namun keterangannya saat di lokasi Puskesmas ada kejanggalan, sehingga Kapolsek Kompol Suparno yang di dampingi Panid Intel curiga, hasil introgasi di TKP akhirnya ibu tersebut ternyata ibu kandung bayi,” terangnya.

Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suparno menjelaskan bahwa tujuan pelaku Ptp membuang atau menitipkan bayinya dengan maksud ada yang mau merawatnya. Alasan bayi tersebut hasil hubungan gelap, tidak sanggup membiayai karena bayi cacat sumbing. Ternyata pelaku masih punya suami yang sah, sehingga suami maupun keluarga tidak mau menerima kehadirannya.

“Tindakan kepolisian membawa bayi ke Puskesmas untuk perawatan, sementara ibu sang bayi diamankan lalu akan dimintai keterangan oleh penyidik,” ujarnya.

Kepala Poned Puskesmas Rengasdengklok, dr Ahmad Sopyan saat dimintai keterangan keadaan bayi yang akan dibuang ibu kandungnya mengatakan, kalau kondisi bayi laki laki setelah diperiksa Tim kesehatan kondisinya sehat dengan berat 2,5 kg tinggi 49 cm, begitu juga ibu kandungnya. Memang ada cacat sumbing di bibir bagian atas, dan di pergelangan kaki kanan masih terdapat gelang bernomor register 716227.

“Kami hanya melakukan pemeriksaan kesehatannya, bayi dan ibu kandungnya dalam kondisi sehat. Hanya saja kekurangan minum ASI. Pihak kepolisian menitipkan semntara bayi tersebut, sedangkan ibunya tadi dibawa ke Polsek Rengasdengklok. Si ibu mengaku kalau ia melahirkan di RSUD Karawang rujukan dari bidan Bekasi. Bayi dilahirkan pada tanggal 1 Januari 2018,”jelasnya.(yay/ds)