Beranda Karawang NPCI Karawang Serius Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi, Sudah Teruji di Berbagai Cabor

NPCI Karawang Serius Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi, Sudah Teruji di Berbagai Cabor

Atlet disabilitas npc karawang
NPCI) Kabupaten Karawang berkomitmen mencetak puluhan atlet disabilitas berprestasi diberbagai cabang olahraga (cabor). 

KARAWANG – National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Karawang berkomitmen mencetak puluhan atlet disabilitas berprestasi diberbagai cabang olahraga (cabor).

Ketua NPCI Kabupaten Karawang, Andi Mahendra menyebutkan, saat ini ada sebanyak 35 atlet disabilitas (tunadaksa, tunanetra dan tunagrahita) yang berada di bawah naungan NPCI Kabupaten Karawang.

Mereka adalah atlet cabang olahraga bulutangkis, tenis meja, renang, atletik, catur, angkat berat dan voli duduk. Sejauh ini, para atlet tersebut sudah mencetak ragam prestasi membanggakan.

Baca juga: Disentil Bupati, Satker PU Janji Perbaiki Jalan Rusak Pantura Karawang Pekan Ini

Pada tahun 2022, atlet angkat berat, bulu tangkis dan atletik NPCI Kabupaten Karawang mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) di Bekasi dan memperoleh 9 medali terdiri dari 4 medali emas, 4 medali perak dan 1 medali perunggu.

Kemudian pada tahun 2024, atlet disabilitas NPCI Kabupaten Karawang menjadi perwakilan Jawa Barat mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) di Solo.

Hasilnya tidak mengecewakan, atlet anggar membawa pulang 6 medali (3 emas dan 3 perak), atlet angkat berat memperoleh 1 medali perak dan 1 medali perunggu, dan atlet tenis meja memperoleh 2 perunggu sekaligus.

“Sekarang kita lagi mempersiapkan untuk mengikuti PEPARDA 2026 yang akan diselenggarakan di Indramayu sebagai tuan rumah PEPARDA 2026,” ujar Andi kepada tvberita pada Rabu, 4 Juni 2025.

Baca juga: Warga Karawang yang Hendak Berkurban Jangan Potong Kuku dan Rambut, Simak Penjelasannya

Andi berharap, atlet-atlet disabilitas di bawah naungan NPCI Kabupaten Karawang bisa terus berkembang dan berdaya secara penuh meski memiliki keterbatasan.

“Jangan hitung apa yang hilang dari tubuhmu, tapi hitunglah apa yang tersisa dari tubuhmu untuk meraih prestasi. Saya berharap, disabilitas di Karawang tidak menutup diri, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman,” ajaknya.