
Anak Mak Iyoh akan mendapatkan penanganan dan dirawat di rumah singgah agar memperoleh perawatan yang lebih layak dan aman.
Baca juga: Kepergok Jualan Kebab dan Overstay, Dua WNA di Karawang Dideportasi
Aep menegaskan, langkah ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi warganya yang membutuhkan.
“Ini bukan hanya tentang bantuan, tapi tentang kepedulian. Tidak boleh ada warga yang berjuang sendiri,” tegasnya.
Mak Iyoh pun mengaku telah lama menantikan perhatian dari pemerintah daerah karena merasa sudah tidak mampu lagi menghadapi kondisi tersebut seorang diri.
“Memang saya sudah lama mengharapkan bantuan dari Pak Bupati. Saya sudah tidak sanggup,” ujarnya. (*)








