Beranda Regional Organisasi WBK Lakukan Gebrakan Untuk Mengangkat Perekonomian Bekasi

Organisasi WBK Lakukan Gebrakan Untuk Mengangkat Perekonomian Bekasi

KOTA BEKASI – Dimasa – masa pandemi covid 19 seperti ini adalah momen yang tepat untuk terus melakukan inovasi baru dalam mengembangkan bisnis. Mulai dari mengasah kemampuan dalam memasak untuk meningkatkan bisnis kulinernya kembali mengangkat perekonomian.

Dalam hal ini pengurus Organisasi Wanita Bekasi Keren (WBK) Kota Bekasi terus melakukan inovasi dan gebrakan dalam mengangkat perekonomian kaum perempuan di Kota Bekasi yaitu menggelar Cookinh Class dengan tema “Membuat Tiga Jenis Jajanan Pasar ” bertempat di Kopi Mara ,Ruko Galaxy,Bekasi Selatan,Kota Bekasi

Penasehat UMKM Kota Bekasi Wiwiek Hargono selaku Istri dari Wakil Walikota Bekasi secara resmi membuka acara Cooking Clas bersama Shef Dewi dari brand Rose Brand

“saya berpesan kepada seluruh peserta cooking clas WBK agar terus mengasah diri dan lebih banyak mencari ilmu untuk mengembangkan usahanya dibidang UMKM. Pelaku usaha UMKM harus banyak mencari ilmu agar usahanya tetap berjalan dan perekonomianpun lancar dari hasil usaha kuliner tersebut,” ungkap WiWiek Hargono,

Ditempat yang sama, Ketua WBK Bekasi Yuyun Rahayu menyampaikan, dengan adanya Cooking Class ini, diharapkan para peserta UMKM lebih luas lagi wawasan dan lebih cerdas lagi untuk mengembangkan usaha kuliner makanannya, dan meninglatkan lagi penjualannya,

” tujuannya adanya Cooking Clas ini adalah untuk meningkatkan potensi ibu-ibu pelaku UMKM yang ada di organisasi WBK yang berbisnis di dunia kuliner dan jajanan pasar,”kata Yuyun Rahayu,

Sebanyak 20 peserta Cooking Clas dari pengurus dan anggota WBK terlihat antusias semangat menyimak dan membuat tiga jenis jajanan pasar yaitu kue ; Mangkok gula jawa, Cheese Stik, Dan Moachi Rol,

Lebih lanjut kata Yuyun, tidak berhenti di Cooking Class saja, stelah ini, WBK juga akan melanjutkan program kerjanya untuk membantu dalam memasarkan UMKM Kuliner tersebut kepada intansi pemerintahan dan perusahaan swasta,

“karena kami juga telah bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (Apji) untuk pengawasan dan mengembangkan UMKM kuliner yang tergabung di WBK ,” jelasnya.

Dia berpesan lagi kepada seluruh anggota UMKM WBK, keadaan yang masih ditengah pandemi covid 19 ini, dirinya mengakui para pelaku UMKM pasti akan terpukul.

“dimana ada masalah, pasti akan solusi peluang, maka dari itulah saya berpesan kepada anggota UMKM, peluang itulah yang harus dicari untuk tetap smangat dalam mengembangkan usaha kulinernya ,” tuturnya (ais).

Artikel sebelumnyaBisnis Kuliner Sektor Industri Rumahan, Jadi Perhatian Lebih Pemda Karawang
Artikel selanjutnyaWawalkot Bekasi Tinjau Lokasi Pengrajin Tempe