Beranda Regional PDAM Dapat Bantuan Hibah MBR 12 Miliar, Dewas: Kami Baru Dapat Laporan...

PDAM Dapat Bantuan Hibah MBR 12 Miliar, Dewas: Kami Baru Dapat Laporan Lisan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk terus berupaya agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya pada kawasan perkotaan bisa menikmati air bersih melalui jaringan perpipaan yang disalurkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Salah satunya, melalui Program Hibah Air Minum, dengan harapan dapat mempercepat peningkatan cakupan pelayanan air minum perpipaan yang diprioritaskan bagi MBR dalam rangka meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat.

Dan dikabarkan, Untuk Kabupaten Karawang sendiri, melalui PDAM Tirta Tarum Karawang, telah mendapatkan bantuan hibah sekitar kurang lebih Rp. 11 Miliar dari pemerintah pusat dan sekitar Rp. 750 juta anggaran pendampingan dari APBD Karawang untuk pemasangan perpipaan ke hunian MBR.

Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Tarum Karawang, Nana Kustara ketika di konfirmasi TVBERITA.CO.ID, Senin (7/10), membenarkan hal tersebut.

Dikatakannya, PDAM Tirta Tarum II Karawang mendapatkan bantuan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp. 11, 250 Miliar dengan dana pendampingan dari APBD sebesar Rp. 750 juta sehingga total anggaran Program Hibah Air Minum ini mencapai sekitar kurang lebih RP. 12 Miliar.

“Ya, benar ada bantuan hibah dari pemerintah pusat, tapi kita baru tahu secara lisan saja, kaitan pemberitahuan resmi dan soal teknis bagaimana pengembalian uang, dan pembayaran itu ada di PDAM,” kata Nana mengungkapkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Program hibah pemasangan pipanisasi ke hunian MBR ini untuk sekitar kurang lebih 3750 Saluran Rumah (SR) yang tersebar di sepuluh titik baik desa maupun Kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang.

Diantaranya adalah Kecamatan Kotabaru, Cilamaya, Cibuaya, Klari, Majalaya, Rawamerta, Mulyasejati, Talagajaya, Karanganyar, Segarjaya.

“PDAM mengajukan MBR sebanyak 5000 sambungan rumah (SR) yang disetujui 3750 SR dengan rincian biaya Rp. 12 Miliar,” jelasnya lagi.

Diterangkan Nana, dari 10 titik ini pada pelaksanannya ada kriteria- kriteria tertentu bagi masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan pipanisasi MBR ini. Namun secara detail, Nana mengaku tidak tahu seperti apa tepatnya kriteria tersebut.

“Kita tidak tahu ya syarat detailnya seperti apa, karena itu sudah berkaitan dengan teknis,” jelasnya.

Nana sendiri enggan mengomentari ketika ditanya soal pemasangan MBR yang dilakukan di Perumahan CKM, yang kategori masyarakatnya dinilai mampu.

Menurutnya urusan teknis itu urusan Direksi PDAM. (Nna/dhi)

Komentar Facebook