Beranda Regional PDAM Tirta Tarum Karawang, di Tengah Pandemi Optimis Raih 100 Ribu Pelanggan

PDAM Tirta Tarum Karawang, di Tengah Pandemi Optimis Raih 100 Ribu Pelanggan

Meski ditengah pandemi covid-19 PDAM Tirta Tarum Karawang optimis dapat meraih 100 ribu pelanggan hingga akhir 2021 ini. Hingga saat ini pelanggan sudah mencapai 94 ribu pelanggan. Ada kenaikan 30 % sejak dicanangkan gerakan 100 ribu pelanggan.

“Kami terus bergerak mencapai target 100 ribu pelanggan. Meski ditengah pandemi covid-19, kami terus bekerja sesuai progres kami. Memang ada sedikit kendala dilapangan tapi itu tidak menghalangi tekad kami,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Tarum, M.Sholeh, Kamis (17/6/21).

Menurut M.Sholeh, PDAM Tirta Tarum, mengejar target 100 ribu pelanggan sudah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Banyaknya perumahan dan industri yang baru tumbuh membuat PDAM optimis target 100 ribu pelanggan dapat tercapai. “Kami sudah bekerja dan saat ini sudah mencapai 94 ribu pelanggan. Ada kenaikan 30 % saat kami mencanangkan ini,” katanya.

Sementara itu Direktur Karawang Bugeting Control ( KBC), Ricky Mulyana, mengatakan kebutuhan masyarakat Karawang akan air bersih sudah sangat mendesak. Apalagi penduduk Karawang terus bertambah dan sektor properti tumbuh pesat. “Perumdam Tirta Tarum harus terus melakukan inovasi termasuk penambahan pelanggan. Target 100 ribu pelanggan harus tercapai karena kebutuhan,” katanya.

Menurut Ricky, PDAM Tirta Tarum selama ini fokus menyasar sambungan rumah tangan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Kali ini juga harus menyasar perumahan elit dan kawasan industri. ” Terutama industri ya, merupakan pasar yang produktif dan menguntungkan. Tinggal meminta dorongan pemerintah daerah untuk membentuk regulasinya, karena kebanyakan kawasan industri yang ada sekarang ini lebih banyak menggunakan air artesis,” kata Ricky.

Ricky juga menyoroti kualitas air yang menurutnya masih perlu ditingkatkan. Hal tersebut bisa ditangani segenap direksi Perumdan. “Saat ini direksinya sudah baik dengan berbagai inovasi yang sudah dijalankan membenahi permasalahan yang ada. Sekarang saatnya meningkatkan pelayanan,” katanya.

Artikel sebelumnyaDisdukcapil Bekasi Ikuti KIPP yang Diselenggarakan oleh Kemenpan RB
Artikel selanjutnyaVerifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak di Gelar Secara Hybrid