Beranda Regional Peduli Pendidikan, Pemdes Karang Asih Ikut Serta Bantu Warganya dengan Gratis

Peduli Pendidikan, Pemdes Karang Asih Ikut Serta Bantu Warganya dengan Gratis

CIKARANG UTARA, TVBERITA.CO.ID- Berawal dari kepeduliannya di dunia pendidikan, khususnya bagi warga yang akan melanjutkan pendidikannya ke tahapan SMP dan SMA, Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam menggandeng BPD membentuk Forum Peduli Pendidikan Karang Asih bersama lembaga yang ada di pemerintahan desa.

“Kami merasa terpanggil dan merasa harus memperjuangkan warga Karang Asih khususnya untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan di favoritkan,” katanya.

Bahkan, lelaki yang akrab disapa Cacu ini menilai apa yang dilakukannya bersama tim adalah hal yang wajar melihat sistem zonasi atau wilayah yang harusnya memang menguntungkan warga Desa Karang Asih.

“Kita melihat kejadian tahun lalu dalam penerimaan siswa baru ricuh atau rame karena banyak yang tidak diterima di sekolah favorit dan itu alasan kita membentuk forum pendidikan agar hal tersebut tidak terulang kembali,” jelasnya.

Sambungnya, didalam forum peduli pendidikan bahwasanya Pemdes selain melibatkan BPD juga melibatkan lembaga Karang Taruna, LPMD, BPBD, Dusun,RT dan RW untuk mensosialisaskan PPDB Online.

“Sosialisasi perlu dilakukan agar, orangtua atau wali murid bisa menyiapkan segala sesuatunya untuk kelengkapan berkas pendaftaran,” terangnya.

Ketua Forum Peduli Pendidikan BPD Karang Asih, Rudi Rochman mengatakan hal senada, bahwasanya forum yang dipimpinnya saat ini semata adalah bentuk kegiatan sosial untuk membantu warga Karang Asih yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah favoritnya dan berada di lingkungan Desa Karang Asih.

“Masa warga Karang Asih tidak bisa masuk sekolah SMP atau SMA yang ada di wilayah Desa Karang Asih, apalagi diuntungkan dengan sistem zonasi saat ini,” tandasnya.

Disinggung mengenai anggaran, Rudi membantah adanya pungutan apapun yang diminta oleh tim forum dalam bentuk apapun. Karena apa yang dilakukannya bersama lurah dan tim adalah murni kegiatan sosial dan kepedulian terhadap pendidikan di Desa Karang Asih.

“Demi Allah, sepeser pun kami tidak meminta atau memungut apapun dari orangtua atau wali murid yang meminta bantuan anaknya mendaftarkan diri melalui forum,” tegasnya.

Masih kata Rudi, pihaknya pun meminta maaf bila memang tindakan yang dilakukannya dinilai salah. Karena forum sendiri dibentuk hanya sekedar berawal kepedulian. “Kami mohon maaf bila ada pakar pendidikan,tokoh dan masyarakat yang menilai tindakan kami salah. Tapi Demi Allah kami hanya merasa terpanggil dan ingin membantu warga Desa Karang Asih,” ungkapnya.

Rudi pun membantah tepisan netizen yang mempertanyakan dan menilai kalau BPD tidak bekerja. Rudi menjelaskan bahwasanya BPD sejauh ini sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan Permendagri nomor 110 Tahun 2016.

“Ini adalah salah satu bentuk kerja kita bersama dengan pemdes. Yang jelas kalau mau tau seperti apa cara kita kerja dan apa yang kita kerjakan, kantor kami terbuka untuk umum bila memang ada yang mau tahu dan menjawab semuanya,” terangnya.

Ikhsan, Ketua RT 05/10 menyambut baik Forum Peduli Pendidikan Karang Asih yang dinilai sangat membantu warga Desa Karang Asih yang ingin melanjutkan pendidikan khususnya sekolah favorit yang ada di wilayah Desa Karang Asih.

“Alhamdulilah sekarang banyak warga yang terbantu melalui forum peduli pendidikan. Saya menilai ini sangat baik karena warga jadi tau apa saja yang sebenarnya dibutuhkan untuk persyaratan anaknya melanjutkan ke sekolah,” ucapnya.

Lelaki berkacamata tersebut mengapresiasi kinerja Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam bersama BPD dan lembaga yang ada di desa berinisiatif dan bekerja sosial demi warga Karang Asih.

“Saya berterimakasih kepada kepala desa dan BPD serta lembaga yang ada di desa memiliki jiwa sosial yang tinggi tanpa pamrih untuk membantu warga Desa Karang Asih,” terangnya.(gil/ris)

Komentar Facebook