Beranda Regional Pegawai RS Bayukarta Karawang Dilatih Penanganan Kebakaran

Pegawai RS Bayukarta Karawang Dilatih Penanganan Kebakaran

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Rumah Sakit Bayukarta Karawang bekerja sama dengan UPTD Pemadam Kebakaran melakukan simulasi kebakaran di Ruang Musa, Kelurahan Karawangkulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jumat (5/10).

Wakil Direktur Umum, Yudha Dwi Putra mengatakan, personil yang memahami tentang penanganan kebakaran gedung dan proses evakuasi pasien jika terjadi kebakaran di Rumah sakit Bayukarta, agar mampu bertindak cepat dengan mengutamakan keselamatan pasien. Terlebih, di lingkungan Rumah Sakit sangat rentan sekali terjadi bencana kebakaran, yang diakibatkan oleh terjadinya konsleting listrik.

“Tujuannya sebagai langkah antisipasi dini dan bila sampai terjadi musibah kebakaran melanda, para pegawai dan petugas rumah sakit langsung tanggap sudah mengetahui cara penanganannya, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” ujarnya kepada TVBERITA.CO.ID.

Dikatakan dia, skenario simulasi kebakaran dimulai dari ketika seorang perawat rawat inap yang menemukan titik api lalu berteriak Code Red dan menelepon satpam untuk ditindak lanjuti ke pihak pemadam kebakaran. Pemadam kebakaran datang dan memadamkan api dengan selang hydran dan air.

“Dalam prosedur penanggulangan bencana kebakaran di rumah sakit, setiap pegawai RS Bayukarta harus dapat melakukan kemampuan dasar. Yang meliputi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan evakuasi korban kebakaran, sehingga dapat menanggani langkah pertama sebelum melaporkan ke pihak Damkar Karawang,” paparnya.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Karawang, mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik ide dan prakarsa dari RS Bayukarta Karawang yang melaksanakan pelatihan dan simulasi cara penanggulangan bencana kebakaran bagi para dokter, paramedis, karyawan dan satuan pengamanan di lingkungan rumah sakit yang setiap harinya dikunjungi ratusan orang baik yang dirawat maupun yang berobat jalan.

“Pelatihan dan simulasi upaya menciptakan penanggulangan secara swakarsa sehingga tidak hanya melulu mengandalkan petugas dari pemadam kebakaran, melainkan karyawan yang bersangkutan sudah mengetahui cara penanggulangan secara benar dalam upaya menyelamatkan nyawa orang maupun harta benda lainnya,” pungkasnya.(KB)