PURWAKARTA – Polres Purwakarta, Jawa Barat menegaskan hingga saat ini belum ada pelaku yang ditangkap di kasus Sumarna (40), sekuriti yang tewas terborgol di tepi danau Waduk Jatiluhur.
“Mohon izin menyampaikan, untuk informasi (penangkapan) itu tidak benar. Saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini saat dikonfirmasi, Selasa (28/7).
Penegasan serupa disampaikan Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara. Dia bilang penyidik masih bekerja mengungkap fakta-fakta di balik kematian korban dan belum ada pihak yang diamankan sebagai pelaku.
Baca juga: Periksa 12 Saksi, Polisi Belum Temukan Titik Terang soal Sekuriti Tewas Terborgol di Jatiluhur
“Belum ada (penangkapan),” jelasnya.
Pihaknya meminta masyarakat menahan diri dan tidak berspekulasi mengenai identitas maupun motif pelaku agar proses penyelidikan berjalan optimal.
“Sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi agar mempermudah pihak kepolisian mengungkap kasus ini,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, I Made menegaskan jika di kasus tersebut, polisi sudah memeriksa 15 saksi.
Baca juga: Patroli Rutin Satpol PP Karawang Tertibkan PKL di Area Stadion Singaperbangsa
“Untuk perkembangan kasus yang sudah kami dalami, sementara sudah 15 saksi yang kami periksa. CCTV di luar area sekitar waduk juga sudah kami amankan,” ungkap I Made dalam video yang diunggah KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—di akun instagram pribadinya, Senin (27/7).
“Kemudian ada beberapa hipotesis atau kemungkinan-kemungkinan yang terjadi terhadap korban, baik itu permasalahan pribadi maupun keluarga sudah kami dalami. Terkait dari 15 saksi sudah kami dalami semua untuk penanganan lebih lanjut,” tambah I Made. (*)









