Beranda Regional Pembangunan Puskesmas Karawang Kota Mandeg, Andri: Pesimis Selesai Akhir Tahun

Pembangunan Puskesmas Karawang Kota Mandeg, Andri: Pesimis Selesai Akhir Tahun

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Proyek pembangunan Puskesmas Karawang Kota di kabar sudah mandeg cukup lama. Dan menjadi sorotan banyak pihak.

Bahkan beberapa kali Tvberita.co.id melintasi proyek tersebut, terpantau sudah tidak ada lagi aktifitas pekerja proyek bangunan.

Padahal sebagaimana yang tercantum pada plang proyek, pembangunan Puskesmas Rawat Inap tersebut harus sudah selesai dalam waktu 180 hari kalender kerja.

Pemerhati Politik Pemerintahan Kabupaten Karawang, Andri Kurniawan, SH., menyampaikan rasa pesimisnya jika pembangunan gedung Puskesmas Karawang Kota akan dapat selesai hingga akhir tahun.

Pasalnya, pekerjaan tersebut harus tuntas 100% sampai 20 Desember 2019 mendatang. Artinya, sisa waktu untuk menuntaskan hanya tinggal 36 hari lagi.

“Pesimis ya, Logikanya, kalau di lihat dari progres sampai hari ini, dengan sisa waktu hanya 36 hari lagi, apa kah dapat terkejar untuk menuntaskan sampai 100%? Kan tidak mungkin ya? Memangnya Sangkuriang,” Kata Andri sambil berkelakar.

Menurut Andri, dari pantauannya pun, terlihat kondisi fisik proyek bangunan saat ini masih sebatas kerangka dan memang sudah seharusnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang sebagai Pengguna Anggaran (PA) memberikan surat peringatan tegas kepada pihak pelaksana untuk segera diselesaikan.

“Kita lihat saja pasca adanya SP 2, langkah apa yang akan di lakukan oleh kontraktornya, apa kah akan melakukan akselerasi pembangunan, atau tetap di biarkan begitu saja sampai nanti keluarnya SP3, Menurut nalar saya sih kalau pun di akselerasi juga mustahil rasanya untuk mencapai 100% sampai 20 Desember 2019,” ujarnya kepada Tvberita.co.id, Jumat pagi (15/11).

Lebih lanjut Andri menegaskan, Dalam hal ini pihak kontraktornya harus dapat menjelaskan kepada masyarakat. Apa lagi berdasarkan informasi, proyek tersebut sudah di bayarkan Pemkab Karawang sebesar 35% dari total anggaran Rp. 6,237 Miliar.

Dan jika kemudian dalam waktu dekat pihak kontraktor tidak dapat memberikan penjelasan kendala terhentinya progres pembangunan proyek Puskesmas Karawang Kota itu.

LMP Karawang akan melayangkan surat audiensi kepada Dinkes Karawang, agar dapat menghadirkan pihak kontraktor untuk menjawabnya melalui forum audiensi.

“kami sebagai masyarakat memiliki hak untuk bertanya terkait kendala terhentinya pembangunan. Pasalnya ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang, yang notabenenya uang yang bersumber dari rakyat.” Imbuh Andri yang juga merupakan Pengurus LMP Karawang ini, menyesalkan. (Nna/dhi)