Beranda Regional Pemda Karawang Masih Mikir Sanksi untuk Atlasindo

Pemda Karawang Masih Mikir Sanksi untuk Atlasindo

 
KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- RENCANA PT Atlasindo Utama untuk kembali beroperasi terus menjadi perhatian. Sejumlah pihak memberikan dukungan kepada Pemkab Karawang agar konsisten dengan keputusan penutupan. 
 
Nace Permana, Ketua LSM Lodaya mengatakan, Pemkab Karawang harus konsisten dengan keputusan menutup operasinal pertambangan PT Atlasindo. Setiap upaya dari Pemkab Karawang membuka kembali operasioanal penambangan Atlasindo hanya akan menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
 
“Pengalaman sudah membuktikan aktivitas Atlasindo hanya menimbulkan persoalan di tengah masyarakat. Ini sudah berapa kali buka tutup aktivitas penambangan Atlasindo karena selalu muncul masalah,” ujar Nace.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang Wawan Setiawan membenarkan ada permintaan dari pihak manajemen Atlasindo dan unsur masyarakat desa yang meminta agar operasional penambangan bisa dibuka kembali. Saat itu pihak DLHK menjelaskan operasional Atlasindo masih ditutup. Dijelaskan juga bahwa saat ini Pemkab Karawang masih membahas penerapan sanksi terkait pelanggaran Atlasindo sebelum ditutup.
 
“Masih kita tutup kok, malah kita masih membahas proses sanksi yang akan kita jatuhkan. Sekarang ini sedang dalam proses bagian hukum Pemkab Karawang,” katanya.
 
Aktivitas perusahaan penambangan PT Atlasindo ditutup oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana pada 13 Agustus 2018 karena mendapat protes masyarakat. Meski sudah ditutup, PT Atlasindo berupaya untuk menghidupkan operasional pertambangannya dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat sekitar.
 
Namun, lima kepala desa yang berada di sekitar lokasi penambangan menyampaikan keresahannya. Karena dituding telah menandatangani kesepakatan untuk menghidupkan lagi penambangan tersebut.(kb)