Beranda Health Pemkab Karawang Matangkan Penerapan UHC Tahun Ini

Pemkab Karawang Matangkan Penerapan UHC Tahun Ini

Penerapan uhc di karawang
Ilustrasi penerapan UHC. Dok. Istimewa

KARAWANG – Penerapan Universal Health Coverage (UHC) di Karawang tahun 2024 terus dijalankan, masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan bisa menggunakan layanan ini.

Subkoord Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Karawang, Dr. Konni Kurniasih, M.Kes mengulas, UHC merupakan bentuk perlindungan secara sosial bidang kesehatan yang memudahkan masyarakat di Kabupaten Karawang.

Sebelumnya, UHC baru berlaku di Kabupaten Karawang pada 11 Oktober 2023. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, agar UHC bisa berlaku, begitu pun di tahun 2024.

Baca juga: Ribuan PPPK Guru dan Nakes Karawang Resmi Dilantik, Bupati Aep Minta Jaga Integritas

“Tahun 2023 kemaren indikator (syarat) hanya 1 yaitu indikator kepesertaan (BPJS) 95 persen. Alhamdulillah kita 11 Oktober waktu itu sudah mencapai target 96 sekian,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis, 28 Maret 2024.

Ia memaparkan, di tahun 2024 ini indikator yang harus dipenuhi bertambah dan meningkat. Ada 2 indikator yang harus dipenuhi Kabupaten Karawang, yakni; kepesertaan 98 persen dan keaktifan 75 persen.

“Kita dikasih waktu sampai 31 Maret untuk ngejar target itu, alhamdulilah per 1 Maret kemarin kita sudah 98,2 persen untuk indikator kepesertaan. Untuk indikator keaktifan kita masih 74 persen, tapi insyaallah aman karena kita ada waktu untuk memenuhi target 1 persen itu,” paparnya.

UHC ini, kata Konni, sangat memudahkan masyarakat. Sebab, yang belum memiliki jaminan kesehatan pun bisa mendapatkan pengobatan gratis.

Syaratnya, orang tersebut harus beridentitas asli Karawang, belum punya jaminan kesehatan, dan mau kelas 3.

Baca juga: Dear Pengusaha di Karawang, THR Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 dan Jangan Dicicil

“Kalo ada orang Karawang yang mengajukan UHC, nanti prosesnya hari itu juga dimasukan ke aplikasi, lalu kita integrasikan ke BPJs dan bisa langsung aktif dipake sehingga bisa berobat gratis,” katanya.

Konni menegaskan, warga Karawang tidak perlu khawatir karena UHC ini telah diterapkan di 25 Rumah Sakit Karawang yang telah bekerjasama dengan BPJS.

“Hanya 1 RS yang belum bekerjasama dengan BPJS, yaitu RS Sentul Cikampek. Selebihnya, 25 RS itu sudah bekerjasama dan menerapkan UCH,” pungkasnya. (*)