Beranda Bekasi Pemkot Bekasi Serius Berlakukan Kebijakan Zero Plastic

Pemkot Bekasi Serius Berlakukan Kebijakan Zero Plastic

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID – Sampah kantong plastik seperti sudah tidak bisa lagi dibendung, apalagi pemakaiannya yang sekali pakai memperparah kondisi pencemaran.

Oleh karena itulah, Pemerintah Kota Bekasi serius untuk memberlakukan kebijakan zero plastic atau bebas plastik ketika berbelanja baik di pasar modern, pasar tradisional, toko ritel, maupun toko modern.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan kebijakan tersebut, sebagai upaya Pemkot Bekasi dalam mengurangi penggunaan sampah plastik.

Seperti diketahui, banyaknya sampah plastik saat ini sudah sangat mencemari lingkungan, karena sifatnya yang sulit terurai hingga ratusan tahun.

Yayan menyampaikan, kebijakan zero plastic di Kota Bekasi akan berlaku mulai 1 Maret 2020. Kebijakan itu pun sudah diatur melalui Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 37 Tahun 2019.

“Intinya ini upaya Pemkot Bekasi dalam meminimalisasi penggunaan kantong plastik. Kita juga sudah sampaikan ke pasar-pasar, minimarket, dan toko-toko agar mengganti kantong plastik sekali pakai dengan tas belanja yang bisa digunakan berulang-ulang,”kata Yayan Yuliana saat dikonfirmasi Berita Bekasi, Rabu (26/02/20).

Meski begitu, ia mengaku belum menyiapkan sanksi bagi pengusaha yang tidak mengindahkan aturan ini. Sebab sifatnya masih bersifat imbauan.

“Kalau kita temukan masih menggunakan plastik, kita akan panggil supaya bisa menjalankan peraturan ini. Sambil kita lakukan evaluasi untuk sanksinya,” ujarnya.

Imbas Zero Plastic

Menurutnya, sejauh ini, respon masyarakat cukup baik, meskipun tetap ada penolakan khususnya bagi pedagang penjual plastik.

“Niat kita mengurangi plastik, meski tetap pada setiap kebijakan ada yang terkena imbasnya. Tapi bukan berarti kita melarang produksi plastik, kita hanya mau membatasi penggunaan kantong plastik” jelasnya.

Ia menambahkan, bukan hanya kantong plastik, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk beralih dari botol plastik menjadi menggunakan tumbler.

“Kita mengajak masyarakat, untuk tidak menggunakan kantong plastik ketika berbelanja, gunakanlah tas yang bisa digunakan berulang-ulang, selain itu bawalah tumbler untuk menghindarkan botol plastik,” pungkasnya. (ais/kie)