
Tim gabungan melakukan pencarian intensif menggunakan lima unit perahu karet, menyisir pinggir sungai, serta memeriksa tumpukan eceng gondok di beberapa titik.
Baca juga: Pertamina EP Jalankan Liquid Onstream SP Akasia Bagus Stage 1, Produksi Capai 7.250 Barel per Hari
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah korban ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 09.50 WIB, dalam keadaan meninggal dunia, tengkurap, dan tersangkut di tumpukan eceng gondok. Lokasi penemuan berjarak sekitar 15 kilometer dari titik awal kejadian.
Proses evakuasi korban selesai pukul 10.40 WIB, dilanjutkan dengan apel konsolidasi seluruh unsur SAR gabungan.
“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Ipda Cep Wildan. (*)








