Beranda Regional Pentingnya Orang Tua Memahami Tumbuh Kembang Anak

Pentingnya Orang Tua Memahami Tumbuh Kembang Anak

KOTA BEKASI – Mengawal tumbuh kembang anak harus dilakukan oleh orang tua sejak dini. Interaksi keluarga yang baik dan membuat mereka bermain dengan senang merupakan kunci dari tumbuh kembang yang optimal. Dalam proses perkembangannya, para orang tua harus sigap serta peduli terhadap kondisi anak, karena tumbuh kembang anak bisa bermasalah jika para orang tua tidak sigap dan kurang memperhatikan kondisi anaknya sendiri.

Sebelum memahami lebih dalam mengenai tumbuh kembang anak, dr. Meirdhania Andina, Dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur memberikan penjelasan mengenai batas usia seseorang dikatakan kategori anak.

“berdasarkan World Health Organization (WHO) batas usia anak adalah 19 tahun. Beda usia, maka beda pula tantangan dan masalah kesehatan yang dihadapi,”kata dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur,dr.Meirdhania Andina , Jumat (11/6/21)

Untuk itulah, perlu mengetahui klasifikasi umur menurut WHO demi mengetahui hal yang dapat Anda lakukan dalam menjalani pola hidup sehat sesuai golongan tersebut,

Apa itu tumbuh kembang anak? Menurut dr. Meirdhania Andina, tumbuh adalah bertambahnya ukuran atau segala sesuatu yang dapat diukur seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.

“kembang ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks seperti kemampuan bayi bertambah dari berguling menjadi duduk, berdiri, dan berjalan. Kemampuan ini harus sesuai dengan umurnya atau disebut tonggak perkembangan anak,”jelasnya.

Seorang anak harus terus dipantau perkembangannya hingga beranjak dewasa. Namun, pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada 1.000 hari pertama kehidupan membuat pemantauan tumbuh kembang anak sangat penting pada usia ini.

‚Äúseribu hari pertama kehidupan dihitung mulai dari saat pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia dua tahun,” ujarnya

dr. Meirdhania Andina menambahkan, bahwa pada anak usia duab tahun, tinggi badannya sudah mencapai setengah dari tinggi orang dewasa dan perkembangan otaknya sudah mencapai 80% dari otak dewasa. Pada anak usia <2 tahun terjadi perkembangan otak yang sangat pesat,

“masa ini disebut dengan periode kritis perkembangan dan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pemulihan bila ada gangguan perkembangan.,”jelasnya.

Ditempat yang sama, dr. Citra Amelinda, Dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur mengatakan, bahwa sejak sang anak lahir sudah terdapat yang namanya golden period dimana dalam dua tahun pertama sangat penting untuk tahap tumbuh kembang,

“jika sedari kecil tumbuh kembang anak tidak baik, maka hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas otak dan kualitas tingkah laku yang akan berdampak hingga dewasa sehingga mempengaruhi prestasi dan karirnya kelak,

“orang tua harus memahami tahapan-tahapan tumbuh kembang anak yang terbagi menjadi 3 periode yaitu Infancy , bayi usia 0 – 1 tahun, anak-anak usia 2 – 10, dan remaja usia 11 – 19 ,” paparnya (ais).